JURNALSUKABUMI.COM – Sekda Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman di dampingi Kepala BNNK Sukabumi Retno Daru Dewi saat memberikan Materi pada Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Fasilitasi Advokasi Program Ketahanan Keluarga Anti Narkoba Berbasis Sumber Daya Pembangunan Desa.
Kegiatan berlangsung di Aula Kantor Desa Tenjolaya kecamatan Cicurug kamis (11/05/2023).
Sekda mengatakan, bahwa Kabupaten Sukabumi mengalami peningkatan menjadi daerah cukup tanggap terhadap bahwa narkoba setalah pada 2020 mempunyai Perda nomor 4 tahun 2020.
“Oleh karena itu tanpa kebersamaan tidak mungkin kabupaten Sukabumi bisa menjadi kabupaten yang bebas narkoba jika desanya tidak bebas narkoba,” kata Ade.
Dia menambahkan, peran satgas sangat penting untuk menanggulangi narkoba karenanya dia sangat mengapresiasi kegiatan itu.
“Mari kita bersama sama melaksanakan tugas untuk memberantas narkoba karena sejatinya narkoba itu sangat lah berdampak pada kesehatan jiwa serta kematianaq” tegasnya.
Sebelumnya Badan Narkotika Nasional kabupaten Sukabumi mengukuhkan tim satuan tugas anti narkoba Desa Tenjolaya dalam rangka program desa bersinar yang merupakan satuan wilayah setingkat kelurahan/desa.
Di dalamnya, memiliki kriteria tertentu dimana terdapat pelaksanaan program Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan peredaran Gelap Narkoba (P4GN).
“Program dilaksanakan secara masif dan menciptakan kondisi Aman dan tertib bagi masyarakat desa sehingga masyarakat desa bersih dari penyalahgunaan narkoba,” ujarnya.
Kepala BNNK Sukabumi Retno Daru Dewi menyampaikan Kegiatan Deklarasi Satgas narkoba ini bukan hanya dideklarasikan tetapi harus bener benar bergerak
Dalam kesempatan tersebut di laksanakan deklarasi dan pengukuhan satuan tugas anti narkoba desa Tenjolaya serta penyerahan sertifikat dan rompi satgas anti narkoba.
Redaktur: Usep Mulyana












