JURNALSUKABUMI.COM – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukabumi memberlakukan penambahan pengangkutan sampah pada libur lebaran 1444 H tahun ini.
Hal itu dilakukan sebagai langkah cepat dalam penanganan sampah khususnya di area wisata seperti di pesisir Pantai Selatan Sukabumi.
“Selama libur lebaran kemarin, DLH sendiri melakukan penambahan armada angkutan sampah,” ujar Kabid Pengelolaan Persampahan pada DLH Kabupaten Sukabumi, R. Deny Alam kepada jurnalsukabumi.com, Minggu (30/04/2023).
Lanjut dia, adapun untuk pengangkutan tambahan dilakukan terutama di jalur protokol dan daerah wisata seperti di Pantai Palabuhanratu, Cisolok, Geopark Ciletuh hingga di Pantai Ujunggenteng.
“Ini merupakan penanganan lonjakan sampah pada libur lebaran. Kami memberlakukan pengangkutan tambahan terutama pada jalur protokol dan daerah wisata,” terang Deny.
Hal ini juga kata dia, dampak dari produksi sampah selama libur Idul Fitri 1444 H mencapai 278 ton per hari jumlah itu melonjak 32,7 persen dari hari biasa.
“Ada kenaikan memang. Sebab, pada hari biasa atau hari normal, produksi sampah mencapai sekitar 210 ton perhari,” paparnya.
Jenis sampah didominasi oleh sampah organik terutama di daerah wisata banyak ditemukan sampah sisa dari buah kelapa dan sisa makanan atau sebesar 47,8% dan sampah anorganik sebanyak 43,1% terdiri dari sampah plastik.
“Sedangkan sisanya adalah sampah lainya sebesar 9,1% berupa batang kayu, ranting, kain, besi, kaleng dan lain-lain,” tandansya.
Redaktur: Ujang Herlan












