JURNALSUKABUMI.COM – Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Sukabumi, mencatat selama libur panjang Hari Raya Idul Fitri tahun ini terdapat dua kali kejadian kebakaran. Kendati tidak ada korban jiwa, namun disinyalir kerugian mencapai ratusan juta.
Dari data yang tercatat Damkar Kota Sukabumi, kebakaran terjadi pada Rabu (26/4) di Jalan IR Juanda, Gang Ardirja RT1/6, Kelurahan/Kecamatan Cikole. Sementara, pada Kamis (27/4) satu unit rumah dan warung milik warga Kampung Ciseupan RT/4/4, Kelurahan Karangtengah, Kecamatan Gunungpuyuh, hangus dilalap si jago merah.
“Ya, selama lebaran terhadap dua kejadian kebakaran. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, hanya kerugian materi saja yang ditaksir mencapai Rp150 juta lebih,” kata Kabid Damkar dan Penyelamatan Damkar Kota Sukabumi, Ujang Rustiandi dalam keterangan yang diterima, pada Kamis (27/4/2023).
Ujang menuturkan, adapun kebakaran terjadi akibat kelalaian pemilik rumah yang lupa mematikan kompor gas dan akibat terjadinya korsleting listrik.
“Pemilik rumah lupa mematikan kompor sehingga terjadi kebakaran. Sedangkan, kasus kebakaran di Kampung Ciseupan akibat terjadinya korsleting listrik,” jelas dia.
Karena mayoritas penyebab kebakaran terjadi akibat korsleting listrik. Sebab itu, warga perlu memastikan semua instalasi listrik dalam keadaan baik. “Memang instalasi ini perlu dilakukan pengecekan sehingga bisa mengantisipasi hal yang tidak diinginkan,” jelas dia.
Lebih lanjut, sejauh ini, Damkar Kota Sukabumi tidak hentinya meminta agar warga selalu waspada terhadap potensi adanya kebakaran.
“Kami selalu menghimbau warga agar tetap waspada, dan apabila hendak bepergian terlebih dulu harus memastikan kondisi rumah dalam keadaan aman jangan sampai ada kelalaian,” tandasnya.
Reporter: Fira AFS | Redaktur: Usep Mulyana












