JURNALSUKABUMI.COM- Puncak arus mudik lebaran 2023 pada Kamis (20/4/23) di Sukabumi, mengakibatkan terjadinya kepadatan arus lalulintas. Antrean kendaraan pun mulai terlihat di Exit Tol Parungkuda.
Pantauan Jurnalsukabumi.com, titik kepadatan berawal dari pintu keluar tol Parungkuda hingga Cibadak, didominasi kendaraan dengan nomor polisi luar Sukabumi yang datang dari arah Bogor menuju Sukabumi.
Kepadatan arus ini merupakan imbas dari banyaknya kendaraan yang melintas di jalan Tol Bocimi yang dibuka secara fungsional sejak beberapa hari yang lalu.
Kanit Turjawali Polres Sukabumi Ipda Suhendar mengatakan, volume kendaraan sudah mulai meningkat. Terhitung sejak Rabu kemarin kata Ipda Suhendar, sedikitnya ada 10.943 unit kendaraan yang memasuki wilayah Sukabumi dari arah Bogor.
“Untuk peningkatan sudah terpantau mulai hari kemarin. Ini pun terpantau arus lalin ada peningkatan kiriman dari Bogor maupun Sukabumi,” ujarnya.
Menurutnya, Untuk mengurangi kemacetan pihak Kepolisian akan melakukan rekayasa lalulintas dengan mengarahkan semua kendaraan untuk melewati jalan alternatif, seperti jalur alternatif Cicurug, Cikidang dan Nagrak.
“Antisipasi arus mudik , kita selain ada kiriman dari exit tol Cigombong, alhamdulillah sekarang sudah ada exil tol fungsional parungkuda itu sangat membantu mengurangi kepadatan yang melintas pasar Cicurug,” tuturnya.
“Nah untuk keluar dari exit tol Parungkuda kita juga di depan menemukan lagi pasar Cibadak untuk mengantisipasi kepadatan di pasar Cibadak. Kita melakukan pengalihan arus melalui simpang alternatif Nagrak itu tembus keluar simpang Karangtengah,” tambahnya.
Saat ini, Spanduk petunjuk arah Jalan Alternatif di sejumlah titik sudah terpasang, agar para pengendara dari arah Bogor menuju Sukabumi ataupun sebaliknya bisa menghindari kemacetan.
Selain itu, masyarakat juga bisa memantau arus lalu lintas yang berada di Kabupaten Sukabumi dengan cara melihat pantauan CCTV. Karena sudah ada 40 CCTV yang dipasang di sejumlah titik seperti di titik-titik rawan macet, rawan kecelakaan dan di jalur wisata.
Reporter: Ifan | Redaktur: Usep Mulyana












