JURNALSUKABUMI.COM – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sukabumi terapkan literasi digital untuk para guru yang berada di wilayahnya. Pasalnya di era digitalisasi ini dapat memberikan capaian pembelajaran yang lebih bagus.
Subkor Mutu PTK dan Kurikulum SD Disdik Kabupaten Sukabumi Yudi Cucu Supriyadi mengatakan, literasi digital merupakan pengetahuan serta kecakapan pengguna dalam memanfaatkan media digital, seperti alat komunikasi, jaringan internet dan lain sebagainya.
“Kita sedang mengembangkan literasi digital, dimana dengan literasi digital guru bisa membuat prodak pembelajaran dengan menggunakan alat bantu, misalnya handphone, kemudian membuat scenario pembelajaran tapi berbentuk cerita, nah nanti si guru menyusun membuat satu film di storyboard,” ujar Yudi Cucu Supriyadi, Sabtu (1/4/2023).
Ia menjelaskan, literasi digital sebenarnya sudah ada semenjak covid 19 masuk ke indonesia. Namun kini penekan literasi digital ini untuk para guru pendidik.
“Saat covid karena pola pembelajarannya itu daring dan luring. Namun video pembelajarannya kita yang membuat. Nah sekarang guru guru yang harus membuat sendiri dari pembelajaran itu,” terangnya.
Literasi digital ini karya Yudi, sudah berlangsung di seluruh Forum Kelompok Kerja Guru (FKKG) se-kabupaten Sukabumi, seperti halnya yang di laksanakan di Kecamatan Simpenan dan Kecamatan Palabuhanratu.
“Ini kita dalam rangka pelaksanaan pengembangan keprofesian berkelanjutan, karena memang in service ini cabang cabangnya banyak, akan tetapi dapat menghasilkan guru bermartabat salah satunya kita sedang mengembangkan literasi digital,” paparnya.
Sementara itu, koordinator Forum Kelompok Kerja Guru (FKKG) Kecamatan Simpenan Zaenal Arifin mengaku, pelatihan literasi digital ini berguna bagi para guru. Hal itu sesuai dengan perkembangan di era modern ini.
“Harapan kami kemampuan guru berkembang, mengikuti keadaan zaman seperti Ki Hajar Dewantara bahwa kodrat alam dan Kodrat zaman jadi guru harus berkembang mengikuti zaman,” ucap Zaenal.
Oleh karenanya, seluruh guru sekolah dasar di kecamatan Simpenan ia kumpulan agar seluruhnya mengetahui dan menjadikan wawasan pentingnya literasi digital.
“Alhamdulillah dari 35 sekolah dasar, yang hadir itu 143 dari estimasi yang hadir itu 200 orang. Mungkin cuaca hujan ditambah medan di simpenan bervariasi, namun alhamdulillah lebih dari 50% ikut hadir,” tandasnya.
Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Usep Mulyana












