JURNALSUKABUMI.COM – DPAC Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kecamatan Cikembar menggelar kegiatan workshop Implementasi Kurikulum Madrasah Diniyah Guru MD se-Kecamatan Cikembar. Kegiatan diikuti oleh 420 orang guru MD dari tujuh angkatan. Sementara satu gugus masih menunggu jadwal.
Demikian disampaikan Ketua DPAC FKDT Kecamatan Cikembar, Ijam Jamaludin kepada jurnalsukabumi.com, Sabtu (25/2/23).
“Angkatan ke-1 Gugus Sukamaju, ke-2 Gugus Cimanggu, ke-3 Gugus Bojongraharja, ke-4 Gugus Parakanlima dan Cibatu, ke-5 Gugus Bojongkembar dan Gugus Bojong dan ke-6 Gugus Sukamulya. Sedangkan ke-7 Gugus Cikembar baru menunggu jadwal,” jelas Ijam. 
Dia menambahkan, tujuan kegiatan tersebut adalah guna meningkatkan kompetensi guru diniyah dalam pemahaman kurikulum sebagai acuan dalam pembelajaran.
“Diharapkan semua guru secara merata memiliki kemampuan dalam membaca dan mengimplementasikan kurikulum sebagai acuan dalam pembelajaran yang dituangkan dalam perangkat pembelajaran secara rinci,” jelasnya.
Sehingga apa yang menjadi tujuan dari kurikulum tersebut kata dia, dapat tercapai jika tercipta suasana kelas yang menyenangkan.
Sehingga guru akan memiliki good looking (enak dilihat), good cooking (pandai mengolah materi), good listening (pandai mendengarkan siswa), good entertaining (pandai menghibur siswa).
Apresiasi dan terimakasih juga disampaikan salah seorang pemateri dari Pengawas Bina yaitu Iis Mintarmah.
“Saya menyampaikan terimakasih dan apresiasi yang tingga kepada FKDT Cikembar yang telah menyelenggarakan Workshop Kurikulum. Teristimewa kegiatan ini pertama di Kabupaten Sukabumi. Selain itu, guru wajib tahu kurikulum serta mampu meningkatkan manajemen MD,” ungkapnya.
Kegiatan tersebut selain diikuti Tim Pengembang Kurikulum Kabupaten Sukabumi, Ijam Jamaludin, DPAC FKDT Cikembar, Pengawas Madrasah sebagai Pengawas Bina, Iis Mintarmah, Pengurus FKDT Cikembar, Para Kasek MD sesuai gugus masing-masing.
Berdasarkan Surat Keputusan Kakanwil Kementerian Agama Nomor 973 Tahun 2020. Tentang Panduan Pengembangan Kurikulum MDTA di lingkungan Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat.
Redaktur: Usep Mulyana












