JURNAKSUKABUMI.COM – Belum lama ini Dinas Sosial (Dinsos) Kota Sukabumi melaksanakan kegiatan Gerakan Bersama Kesetiakawanan (Gebrak) Sosial. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pelayanan sosial dengan melibatkan beberapa stakeholder.
Hal itu disampaikan Kabid Rehabilitasi Sosial Dinsos Kota Sukabumi, Abdul Muis. Ia juga mengatakan, kegiatan tersebut tidak akan berlangsung optimal apabila tidak melibatkan pihak terkait lainnya.
“Gebrak sosial ini diinisiasi oleh bidang kami sebenarnya, Bidang Rehabilitasi Sosial. Jadi tujuan pertamanya itu, kita ada 3 subkor ada subkor anak dan lansia, PPKS lainnya, dan subkor kebencanaan,” kata Muis, saat ditemui di kantor Dinsos Kota Sukabumi, Senin (20/2/2023).
Adapun Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang telah berkolaborasi diantaranya, Dinkes melalui pemeriksaan kesehatan, Disdukcapil melalui fasilitasi kependudukan, Dinas Perpustakaan dan arsip dalam budaya literasi, BPJS dalam pelayanan jaminan sosial kesehatan.
Selain itu, organisasi profesi seperti Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) juga kerap terlibat membantu terlaksananya kegiatan yang diusung Dinsos Kota Sukabumi.
“Karena memang tempatnya di wisma asisi maka kami berkesimpulan bahwa sasaran yang akan kita laksanakan itu adalah para lansia,” terang dia.
Muis menerangkan, kegiatan Gebrak Sosial ini sudah terlaksana dua kali. Pertama pada Oktober 2022 di Kelurahan/Kecamatan Gunungpuyuh. Kemudian baru-baru ini, pada Senin (13/2/2023) lalu di Kelurahan Selabatu Kecamatan Cikole.
“Kegiatan kita tahun ini baru itu aja. Kalau kegiatan lainnya yang sifatnya reguler banyak juga, seperti melakukan penjangkauan kepada Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) di jalanan, dan respon kasus,” jelas dia.
Dia menambahkan, satu diantara respon kasus yang telah pihaknya lakukan yakni dengan orang lanjut usia (lansia) terlantar di Kelurahan Selabatu.
“Alhamdulilah sudah kita laksanakan dan kita rujuk ke wisma asisi juga. Karena si lansianya tidak mempunyai sanak keluarga lagi, dan beberapa kegiatan lainnya sudah dilaksanakan. Termasuk alat bantu terkait dengan permohonan dari wilayah,” pungkasnya.
Reporter: Fira AFS | Redaktur: Haris












