Disnakertrans Kab Sukabumi Berikan Kemudahan Bagi Pelamar Kerja

Minggu, 1 Januari 2023 - 17:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sukabumi telah meluncurkan layanan Silent Centre. Hal itu untuk memudahkan pembuatan kartu kuning bagi para pencari kerja.

Dijelaskan Pengelola Data, di Bidang Penempatan Tenaga Kerja Disnaker Kabupaten Sukabumi, Indra Sekti, layanan online ini yang dulunya hanya memberikan nomor antrean kini lebih variatif dengan berbagai pilihan yang dibutuhkan pencari kerja.

“Program Silent Centre ini, bertujuan memudahkan masyarakat bagi para pencari kerja. Jadi tidak harus mendatangi kantor Disnakertrans,” kata Indra.

Silent Center terhubung dengan
pusat data ketenagakerjaan yang terintegrasi. Jadi semua data layanan ketenagakerjaan dari mulai pencetakan kartu kuning bisa dilakukan oleh pelamar.

“Kedepannya kami berorientasi melamar kerja lewat aplikasi ini jadi tidak harus datang lagi ke perusahaan door to door, itu targetnya,” harap Indra.

Dijelaskan Indra, seluruh layanan Disnakertrans lengkap bisa diakses masyarakat, mulai dari informasi ketransmigrasian hubungan industrial semua lengkap ada di layanan itu drngan satu klik.

“Kartu kuning mulai dari sekarang masyarkat Kabupaten Sukabumi dengan syarat utama sudah berusia 18 tahun pertanggal pembuatan itu cukup daftar kami verfikasi setelah itu melalui email mereka bisa cetak mandiri ke rumah. Memudahkan tanpa perlu ke kantor, tanpa antrian lagi,” ujarnya.

Semua layanan online tersebut sudah berjalan secara otomatis, warga dari luar Kabupaten Sukabumi tidak akan bisa mengakses begitu juga bagi mereka yang belum berusia 18 tahun.

“Masyarakat bisa cetak mandiri jika di rumah ada printer ada komputer. Jadi kartu kuning nanti dikirim via email, verifikasi data jadi kalau di bawah 18 tahun nanti invalid data enggak akan bisa cetak begitu juga mereka yang ber KTP di luar Kabupaten Sukabumi tidak bisa akses,” pungkasnya. (Cr01)

Redaktur : Harisman

Berita Terkait

Kemarau Berkepanjangan, Petani di Bojonggenteng Tunda Tanam Padi Beralih ke Palawija
Bakal Hadir di Jampangkulon, Sirkuit Cibayawak Disiapkan Jadi Kawah Candradimuka Crosser Sukabumi
Dandim 0607 Kota Sukabumi: Kenaikan Pangkat Adalah Amanah, Tingkatkan Integritas dan Pengabdian
DLH Ajak Warga Kurangi Sampah dari Rumah, Kebiasaan Kecil Dinilai Jadi Kunci Atasi Persoalan Lingkungan
Dinas Perikanan Sukabumi Soroti Anomali Aturan BBL, Potensi Besar Nelayan Dinilai Terhambat Regulasi
Camat Bantargadung Apresiasi Sinergi SPPG dan APH, Program MBG Kian Kuat dan Tepat Sasaran
Wujudkan Mimpi Bu Neneng Miliki Rumah Layak Huni, DKM Masjid Al-Muawanah Cimaja Punya Cara Ini! 
Jembatan Gantung Prima Jantake Diresmikan, Bupati Sukabumi: Dukung Akses dan Perekonomian Warga

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 09:48 WIB

Kemarau Berkepanjangan, Petani di Bojonggenteng Tunda Tanam Padi Beralih ke Palawija

Selasa, 7 Juli 2026 - 13:31 WIB

Bakal Hadir di Jampangkulon, Sirkuit Cibayawak Disiapkan Jadi Kawah Candradimuka Crosser Sukabumi

Senin, 6 Juli 2026 - 14:18 WIB

Dandim 0607 Kota Sukabumi: Kenaikan Pangkat Adalah Amanah, Tingkatkan Integritas dan Pengabdian

Senin, 6 Juli 2026 - 13:58 WIB

DLH Ajak Warga Kurangi Sampah dari Rumah, Kebiasaan Kecil Dinilai Jadi Kunci Atasi Persoalan Lingkungan

Senin, 6 Juli 2026 - 13:53 WIB

Dinas Perikanan Sukabumi Soroti Anomali Aturan BBL, Potensi Besar Nelayan Dinilai Terhambat Regulasi

Berita Terbaru