JURNALSUKABUMI.COM – Salah satu putra terbaik sekaligus politikus senior PKS asal Daerah Pemilihan (Dapil) II Kabupaten Sukabumi, Muhamad Yusuf, ST mulai unjuk taring.
Berlokasi di Bilangan Cimelati Cicurug pada Sabtu (26/01/2023) sore tadi, jadi saksi bisu kiprahnya terus ikhtiar dalam mendorong PKS ngahiji di Sukabumi.

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi ini rupaya tengah melakukan acara penyambutan anggota PKS baru yang merupakan perwakilan di 13 desa yang berada di kecamatan pintu masuk Bogor-Sukabumi itu.
“Kegiatan ini dalam rangka menyapa dan mengaktifasi 2006 orang anggota baru PKS Kecamatan Cicurug sebagai bagian dari program 1 juta rekrutmen anggota baru secara nasional,” ujar Muhamad Yusuf kepada jurnalsukabumi.com, Sabtu malam.
Ia menjelaskan, 80 orang anggota baru yang hadir sebagai perwakilan dari 13 desa yang ada di kecamatan Cicurug ini merupakan awal dari kelanjutan rekrutmen KTA dan akan melanjutkan ke program berikutnya sebagai bagian dari unit pembinaan anggota.
“Kegiatan ini juga dilakukan sebagai bagian dari konsolidasi awal anggota baru PKS dengan melibatkan semua struktur tingkat kecamatan dan desa yang ada di Kecamatan Cicurug yang mengakar sebagai langkah awal menatap kemenangan 2024 nanti,” terang M. Yusuf.
Legislator Jajaway ini juga menyampaikan, anggota baru PKS Kabupaten Sukabumi sampai akhir Januari ini sudah mencapai 45,352 orang melampaui 287% dari target nasional yg dicanangkan untuk Kabupaten Sukabumi yang mana merupakan menjadi capaian tertinggi se-Jawa Barat bahkan secara nasional.
“Untuk itu dalam rangka merawat dan memberdayakan anggota baru PKS ini, silaturahim dan penyambutan anggota baru PKS Cicurug dilakukan dengan harapan agar mereka merasa diakui dan merasa ikut serta dari target pemenangan PKS 2024 yang akan menargetkan 2 kursi DPRD Kabupaten untuk wilayah dapil II. Mengecor keberadaan kursi PKS yang saat ini sedang diduduki oleh Muhamad Yusuf, ST dan menambah 1 kursi baru agar PKS menjadi leading di Kabupaten Sukabumi.
“Acara ini akan terus dilakukan secara berkelanjutan untuk kecamatan-kecamatan beeimutnya agar konsolidasi terus dapat dilakukan,” tutup M. Yusuf.
Redaktur: Ujang Herlan












