JURNALSUKABUMI.COM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, menghadiri kegiatan sosialisasi dan pelatihan inarisk yang diselenggarakan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Hal itu disampaikan Manajer Pusdalops PB BPBD Kabupaten Sukabumi, E. Daeng Sutisna, Kamis (26/1/23).
Daeng mengatakan, BPBD mengucapkan terimakasih kepada BNPB atas terselenggaranya kegiatan ini. Menurutnya, pemetaan tersebut difokuskan kepada masyarakat yang berada di pesisir Pantai Palabuhanratu dan Simpenan yang terdampak Tsunami. Hadir dalam kesempatan tersebut, Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Arianja Hasbulwafi.
Ada pun tujuan dari kegiatan sosialisasi dan pelatihan inarisk kata dia, memiliki enam agenda kegiatan. Keenam agenda tersebut adalah sosialisasi pemda, enumerator, masyarakat akan kegiatan ini. Disamping itu untuk melakukan updating data kondisi bangunan dan masyarakat lokasi rawan tsunami.
“Selanjutnya memberikan pemahaman pentingnya proses identifikasi lokasi rawan bencana dengan seluruh masyarakat dan pemerintah setempat. Lalu melihat secara detail bagian wilayah dan lokasi deliniasi kegiatan ini. Tujuan lainnya adalah penguatan kapasitas segenap masyarakat dan tim BPBD atau BNPB untuk inarisk. Terakhir edukasi terkait bencana tsunami lainnya.
Redaktur: Usep Mulyana












