Kadiskan Optimis Peluang Ekspor Ikan Kumpay Slayer Terbuka Lebar

Rabu, 25 Januari 2023 - 13:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Kepala Dinas Perikanan (Diskan) Kabupaten Sukabumi, Nunung Nurhayati optimis, kran ekspor untuk jenis ikan kumpay slayer atau dengan nama lain koi butterfly, sangat terbuka lebar. Hal itu disampaikan Nunung saat monitoring ke kelompok pembudidaya ikan (Pokdakan) Minaraja Cisaat, Rabu (25/1/23).

“Harapan ke depan dapat membuka peluang pasar yang lebih baik dan bisa melakukan eksport sendiri karena untuk saat ini ekspor masih undername ke eksportir daerah Bandung, Jakarta, Bogor,” kata Nunung.

Dia menambahkan, ikan nila dan  koi merupakan salah satu komoditas unggulan Kabupaten Sukabumi. Daya tarik ikan ini terletak pada corak dan warna tubuh yang sangat beragam.

Salah satunya, Ikan slayer kumpay atau biasa disebut dengan koi butterfly karena tubuhnya yang warna-warni dan bentuk siripnya yang melambai panjang. Ikan kumpay ini dihasilkan melalui proses kawin silang antara jenis nila  hitam, nila merah, dan nila slayer.

Hasil perkawinan silang ini akan menghasilkan benih yang beragam warna. Warna yang mendominasi biasanya perak, hitam, dan merah. Ikan slayer ini sudah dipasarkan secara lokal dan luar daerah seperti Pasar Parung Bogor, Jakarta dan Bangka.

Per bulan rata-rata mengirim 500 hingga 1.000 ekor ikan nila slayer, dengan nilai jual per ekor Rp500 sampai Rp5.000. Untuk ukuran 5-12 sentimeter dan ukuran 30 sentimeter dipatok harga Rp50.000- Rp100.000 per ekor.

Sedangkan untuk koi slayer ukuran 5-7 sentimeter dibanderol harga Rp1.500, ukuran 10-15 sentimeter Rp5.000- Rp10.000.
Permintaan eksport untuk ikan ini banyak ke daerah Timur Tengah, dengan volume rata-rata per bulan 1.000-2.000 ekor.

Redaktur: Usep Mulyana

Berita Terkait

Paripurna DPRD, Penyampaian Perubahan Perumda AMTJM Menjadi Perseroda
Tahun Ajaran Baru Jadi Momentum Menabung, Minat Tabungan SiWajar di BPR Sukabumi Meningkat
BPOM Apresiasi Otsuka, Pabrik di Pasuruan Jadi Contoh Penerapan Keamanan Pangan Nasional
SCG Dukung Keandalan Sistem Utilitas untuk Produktivitas Industri Manufaktur Berkelanjutan
Memasuki Lebih Tiga Dekade, BPR NPB 11 Tetap Melayani dengan Hati, Berkarya untuk Negeri
BPR Sukabumi Percepat Layanan Digital, Pendaftaran Nasabah Kini Bisa Dimulai dari Genggaman
SOYJOY Nutrition Award 2026, Dorong Inovasi Ahli Gizi untuk Anak Bangsa dan Menuju Indonesia Emas 2045
PT Amerta Indah Otsuka Tanam 3.500 Pohon di TNGHS, Perkuat Konservasi Hutan dan Sumber Air

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:24 WIB

Paripurna DPRD, Penyampaian Perubahan Perumda AMTJM Menjadi Perseroda

Rabu, 15 Juli 2026 - 08:04 WIB

Tahun Ajaran Baru Jadi Momentum Menabung, Minat Tabungan SiWajar di BPR Sukabumi Meningkat

Jumat, 10 Juli 2026 - 11:31 WIB

BPOM Apresiasi Otsuka, Pabrik di Pasuruan Jadi Contoh Penerapan Keamanan Pangan Nasional

Rabu, 8 Juli 2026 - 14:22 WIB

SCG Dukung Keandalan Sistem Utilitas untuk Produktivitas Industri Manufaktur Berkelanjutan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:57 WIB

Memasuki Lebih Tiga Dekade, BPR NPB 11 Tetap Melayani dengan Hati, Berkarya untuk Negeri

Berita Terbaru