Kang Iyos Optimis Kunker KKP dan FAO Dorong Pertumbuhan Pariwisata

Minggu, 15 Januari 2023 - 20:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Wakil Bupati Sukabumi, H. Iyos Somantri, optimis kunjungan kerja (kunker) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama The Food and Agriculture Organization (FAO), mendorong pertumbuhan pariwisata di Kabupaten Sukabumi.

“Kehadiran program ini akan berdampak besar terhadap perkembangan ekosistem perairan darat juga akan mendorong pertumbuhan pariwisata Geopark Ciletuh Palabuhanratu,” kata Iyos, Minggu (15/1/23).

Dengan melimpahnya sumber daya benih sidat di Kab. Sukabumi kata dia, wabup meyakini bahwa program jangka panjang dalam pemanfaatan dan pengelolaan perikanan sidat dapat menjadikan Kabupaten Sukabumi sebagai ikon produsen ikan sidat di Indonesia.

“Kerjasama menjadi mitra dengan proyek IFish diyakini bisa bermanfaat dalam Pengelolaan Perikanan Darat dan terwujudnya perda serta masterplan Pengelolaan Perikanan Sidat di Kabupaten Sukabumi,” jelasnya.

Mantan sekda itu menambahkan, kerjasama ini untuk memperkuat kerangka pengelolaan pemanfaatan keanekaragaman sumber daya perikanan perairan darat. Sehingga dapat meningkatkan perlindungan terhadap ekosistem perikanan darat yang bernilai tinggi.

“Saya mengapresiasi kepada seluruh komunitas pemancing liar kab. Sukabumi yang terus berkontribusi melestarikan dan mempertahankan ekosistem sidat di Sukabumi,” ungkapnya.

Masih kata wabup, kunker KKP dan FAO itu dalam rangka penguatan dan peningkatan konservasi keanekaragaman hayati dan pemanfaatan berkelanjutan pada ekosistem perairan darat.

Kepala Pusat Riset Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan, Yayan Hikmayani mengatakan, KKP RI saat ini memberikan perhatian besar terhadap perairan darat di Kab. Sukabumi khususnya dalam pengelolaan ikan sidat. Oleh karenanya Kab. Sukabumi akan dijadikan daerah percontohan dalam pengelolaan ikan darat di Indonesia.

“Pengelolaan perikanan darat ini memiliki tantang yang sangat besar, maka harus dilakukan secara bersamaan baik dari pemerintah pusat, daerah bahkan pemanfaatan dari perikanan darat ini” Ungkapnya

Kata Yayan Hikmayani, pengelolaan ikan darat ini harus dimanfaatkan dengan baik oleh Kab. Sukabumi lantaran dari sekian banyak Kabupaten di Indonesia hanya lima kabupaten yang mendapatkan projek ini, satu diantaranya Kab. Sukabumi.

“Ini harus terus ditindaklanjuti terutama pembuatan peraturan daerah tentang pengelolaan perikanan agar perkembangan perikanan darat semakin terjaga dan terlindungi” Imbuhnya

Yayan berharap, berbagai sektor pengembangan perikanan darat yang telah berjalan di Kabupaten Sukabumi agar dikembangkan secara terus menerus dan diseminasikan secara sistematis agar berdampak terhadap peningkatan kapasitas masyarakat secara baik.

Ditempat yang sama, FAO Headquarter Indonesia Ageng Herianto menjelaskan, Kabupaten Sukabumi adalah daerah terbaik yang menjalankan projek penguatan dan peningkatan konservasi keanekaragaman hayati dan pemanfaatan berkelanjutan pada ekosistem perairan darat. Hal itu dilihat dari kerjasama seluruh stakholder terkait.

“Kami ucapkan terimakasih kepada Bupati dan Wakil Bupati serta dinas terkait atas kerjasama yang erat sehingga projek ini bisa berjalan sesuai dengan harapan” Ungkapnya

Ageng berpesan, kolaborasi yang baik ini agar terus dijaga dan dipertahankan, supaya Sukabumi menjadi daerah percontohan bagi provinsi lain di seluruh Indonesia.

Diakhir kegiatan dilakukan Penandatanganan kerjasama antara Pemerintah Daerah dengan FAO-IFish

Redaktur: Usep Mulyana 

Berita Terkait

Mau ke Palabuhanratu Lewat Jalur Alternatif Cikidang? Waspadai Turunan Curam Berkelok Ini
Bikin Merinding! Kisah Keberanian Pejuang Adang Pasukan Sekutu di Bojongkokosan Parungkuda
Libur Panjang, Wisata Curug Larangan Sukabumi Tarik Minat Wisatawan
SCG Dukung Pengembangan Desa Wisata Karangpara, Perkuat Potensi Pariwisata dan Ekonomi Lokal Sukabumi
Alat Berat di Gerbang Ciletuh Geopark Disorot, Dinilai Coreng Wajah Pariwisata Sukabumi
Puncak Hari Nelayan Palabuhanratu Berlangsung Semarak, Ribuan Warga Tumpah Ruah
Benahi Tata Kelola Wisata, Pemkab Sukabumi Wajibkan Legalitas Parkir dan Tegas Hapus Pungli
CPUGGp Pertahankan Status UNESCO Global Geopark

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 15:09 WIB

Mau ke Palabuhanratu Lewat Jalur Alternatif Cikidang? Waspadai Turunan Curam Berkelok Ini

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:59 WIB

Bikin Merinding! Kisah Keberanian Pejuang Adang Pasukan Sekutu di Bojongkokosan Parungkuda

Senin, 1 Juni 2026 - 17:14 WIB

Libur Panjang, Wisata Curug Larangan Sukabumi Tarik Minat Wisatawan

Jumat, 29 Mei 2026 - 17:22 WIB

SCG Dukung Pengembangan Desa Wisata Karangpara, Perkuat Potensi Pariwisata dan Ekonomi Lokal Sukabumi

Rabu, 27 Mei 2026 - 14:39 WIB

Alat Berat di Gerbang Ciletuh Geopark Disorot, Dinilai Coreng Wajah Pariwisata Sukabumi

Berita Terbaru

PERISTIWA

Dua Warga Nagrak Korban Pembacokan Masih Dirawat di Rumah Sakit

Jumat, 12 Jun 2026 - 11:15 WIB