FKDT Cikembar Raih Juara Umum Tiga Kali Berturut-turut dalam Bidang Akademik

Rabu, 28 Desember 2022 - 09:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT), Kecamatan Cikembar, berhasil meraih predikat juara umum sebanyak tiga kali berturut-turut dalam bidang akademik.

Demikian disampaikan Ketua FKDT Cikembar, Ijam Jamaludin, saat ditemui jurnalsukabumi.com, Rabu (28/12/22).

“Alhamdulillah, fKDT Cikembar telah meraih prestasi yang ketiga kalinya di tahun ini. Sebelumnya, prestasi yang sama diterima pada tahun 2016 dan 2018, Sementara 2020 kegiatan ditiadakan sementara karena pandemi Covid-19,’ kata ijam.

Disamping itu, FKDT Cikembar juga berprestasi dalam bidang administrasi. Untuk mendorong kinerja para guru, lembaga tersebut sangat memperhatikan kesejahteraan para guru. “Bukan sekedar besar atau kecilnya, tapi sebagai wujud perhatian kepada para guru dan kepala sekolah. Jumlah guru 420 orang ditambah dengan 65 kepala sekolah.” Ujarnya.

Program akademik yang tengah dikembangkan di FKDT Cikembar yakni  lagi program pembelajaran kurikulum baru. Hingga saat ini di Kabupaten belum berjalan sebagaimana mestinya, seperti mengadakan pertemuan-pertemuan.

“Ini pandangan yang lain, kita sudah menjadi salah satu pioneer. Karena Cikembar sudah terbiasa. Saya Ketua pengembang kurikulum di Kabupaten Sukabumi, bisa mengatakan rintisannya harus dari Cikembar dulu supaya lebih mudah untuk mengembangkannya,” kata Ijam.

Menurutnya, saat ini sedang melakukan pemetaan  kurikulum baru KIKD. Gunanya untuk mempermudah guru membedah kurikulum itu secara utuh. Sebab tidak ada pembatasan mana semester satu dan mana semester dua.

“Caranya yakni dengan menyentuh hari efektif dengan banyaknya pokok bahasan yang ada di kurikulum dan kesiapan bahan ajar. Untuk mempermudah guru dalam menyampaikan materi serta ada kesamaan standar di dunia pendidikan yang sama antara Madrasah ‘A’ dan Madrasah ‘B’ jadi per semesternya harus ada,” jelasnya.

Karena dalam membuat soal pun lanjut dia, nantinya dievaluasi  oleh tim. Pihaknya, biasa mengawali kegiatan  dengan rapat pengurus dan tim. “Nanti kalau kita punya satu bahan kita akan mengadakan rapat para kepala sekolah sebatas informasi,” terangnya.

Namun kalau secara teknis akan dikembalikan kepada guru dan operator. Kalau ada program untuk mengumpulkan guru apakah sistemnya per gugus atau per wilayah. Saat ini kita sudah punya draft program dari tujuh mata pelajaran Alquran, Hadist, Aqidah, Akhlak, Fiqih, Tarikh Islam dan bahasa arab, tambahnya.

Redaktur: Usep Mulyana

Berita Terkait

Gandeng RCC Bandung, UMMI Dongkrak Produktivitas Dosen Lewat Workshop Karya Ilmiah
Kang Anom: PWI Siap Jadi Pengawas SPMB Bersih di Sukabumi
Disdik Sukabumi Pastikan SPMB 2026 Transparan dan Bebas Diskriminasi
ADPUB Goes to Visit, Mahasiswa UMMI Pelajari Sistem Demokrasi di KPU RI
Kemenkes Puji Totalitas Bupati Sukabumi Dorong Fakultas Kedokteran Pertama di Sukabumi
Mahasiswa Hukum NPU Raih Bronze Medal di MEC 8 Lombok, Usung Gagasan Ini!
Bikin Bangga! Dua Siswa Terbaik Sukabumi Lolos Paskibraka Jawa Barat 2026
Keren! SMI Team Silat Edan Borong 5 Piala di O2SN Pencak Silat Kecamatan Cicurug 2026

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 09:57 WIB

Gandeng RCC Bandung, UMMI Dongkrak Produktivitas Dosen Lewat Workshop Karya Ilmiah

Rabu, 27 Mei 2026 - 01:34 WIB

Kang Anom: PWI Siap Jadi Pengawas SPMB Bersih di Sukabumi

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:41 WIB

Disdik Sukabumi Pastikan SPMB 2026 Transparan dan Bebas Diskriminasi

Senin, 25 Mei 2026 - 20:42 WIB

ADPUB Goes to Visit, Mahasiswa UMMI Pelajari Sistem Demokrasi di KPU RI

Minggu, 24 Mei 2026 - 11:13 WIB

Kemenkes Puji Totalitas Bupati Sukabumi Dorong Fakultas Kedokteran Pertama di Sukabumi

Berita Terbaru