JURNALSUKABUMI.COM – Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi melalui Unit Pelaksanaan Teknis Dinas (UPTD) Pertanian Jampangkulon memprediksi harga padi akan meningkatkan dari Harga Eceran Tertinggi (HET) tahun 2022.
Kelapa UPTD Pertanian Jampangkulon, Yaya Kuswaya menjelaskan, kepada jurnalsukabumi.com, prediksi kenaikan harga tersebut diakibatkan dengan ditutupnya produk padi impor oleh pemerintah pusat.
“Untuk musim panen padi kali ini pasti harganya akan lebih tinggi dari HET karena produk impor sudah ditutup pemerintah,” jelas Yaya, Senin (19/12/2022).

Dia juga berharap musim panen kali ini bisa sangat menguntungkan para petani, karena musim akhir-akhir ini cukup bagus untuk para petani padi.
“Keuntungannya, bukan hanya harga yang tinggi melainkan musim hujan yang sangat bagus untuk petani padi,” tandansya.
Reporter: CR9 | Redaktur: Ujang Herlan












