Kadiskan Sebut Ada Delapan Titik Kawasan Calon Pencadangan Potensial untuk Sidat

Sabtu, 17 Desember 2022 - 13:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Kepala  Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi, Nunung Nurhayati, menjelaskan ada delapan titik calon kawasan pencadangan potensial untuk sidat. Hal tersebut, disampaikan Nunung Nurhayati, kepada jurnalsukabumi.com, Sabtu (18/12/22).

“Pertama adalah Situ Cikalapa. Kawasan tersebut merupakan kawasan yang unik. Dimana jarak antara situ ke muara hanya 300 meter. Adapun luasnya adalah 40 hektare, terdapat limpasan , kualitas air baik (pH, DO, Suhu, salinitas dan arus) relatif stagnan. Sehingga kondisi ini sangat baik sebagai tempat migrasi Sidat,” kata Nunung.

Selanjutnya kata dia adalah Curug Cikaso. Tempat itu adalah bagian dari Sungai cikaso. Berdasarkan informasi yang di  peroleh, lokasi itu, merupakan salah satu lokasi wisata. Pengelolaannya, dilakukan secara terintegrasi.

Lokasi berikutnya adalah Situ Talanca Ciroyom. Situ tersebut merupakan  kawasan potensial untuk sidat fase elver. Kawasan rawa pesisir itu dapat dijadikan sebagai kawasan penyangga untuk keberlanjutan perikanan sidat. Dimana di Indonesia sendiri masih sangat jarang penggunaan rawa pesisir sebagai kawasan pencadangan.

“Bendung Caringin Cibareno, Curug Cimarinjung, DAM Ubrug Desa Kabandungan yang merupakan kawasan konservasi ikan tor soro Hikamuci dan Talanca Cimandiri,” jelasnya.

Pada bagian lain dia menjelaskan, Bagian SDA, DAS Cimandiri akan dilakukan pemulihan dari hulu sampai hilir. Dimana program ini akan bersinergi bersama UPTD PSDA Provinsi Jawa Barat selaku yang memiliki kewenangan.

Selain itu ujarnya, tahun depan akan dirumuskan kawasan konservasi SDA Perikanan di Kecamatan Caringin. Dalam perumusannya bersinergi dengan Bappelitbangda. “Di Kabupaten Sukabumi juga sudah dibentuk Satgas Konservasi SDA dimana didalamnya nanti ada kawasan essensial yang harus di lindungi melalui SK Bupati.

Dinas Lingkungan Hidup dan BKSDA lanjut dia, sudah pernah menggarap KEE. Saat ini sudah dikeluarkan Produk mengenai KEE pada Keputusan Bupati di tiga Lokasi yaitu Ciemas, Gunung Salak dan Cipeucang. Dimana terdapat flora dan fauna yang terindikasi hampir punah diantaranya burung Tulang Emas. Khususnya support anggaran terkait pengelolaan belum dapat berjalan optimal.

Redaktur: Usep Mulyana

Berita Terkait

Disnakertrans Dorong Perlindungan Pekerja SPPG, Ratusan Relawan Diupayakan Masuk BPJS
ABPEDNAS Cetak Sejarah, Raih 100 Ribu Anggota Bertepatan Hari Lahir Pancasila 2026
Pancasila di Tengah Tantangan Zaman, Pesan Bupati Sukabumi untuk Generasi Muda
DP3A Sukabumi Dorong Generasi Bebas Diskriminasi Melalui Program Cager
PLN UP3 Sukabumi Salurkan 6 Sapi dan 1 Kambing Kurban, Ribuan Warga Rasakan Manfaat Idul Adha
Membusuk di Pembaringan Selama 31 Tahun, Keluarga Terharu saat Bupati Sukabumi Datang ke Rumah Ahmad Yani
SMSI Dukung ADI Perjuangkan Kelayakan Gaji Dosen
SPPG Bantargadung Bojonggaling 2 Tebar Kepedulian Lewat Jumat Berkah dan Pemotongan Hewan Kurban

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:34 WIB

Disnakertrans Dorong Perlindungan Pekerja SPPG, Ratusan Relawan Diupayakan Masuk BPJS

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:26 WIB

ABPEDNAS Cetak Sejarah, Raih 100 Ribu Anggota Bertepatan Hari Lahir Pancasila 2026

Senin, 1 Juni 2026 - 12:57 WIB

Pancasila di Tengah Tantangan Zaman, Pesan Bupati Sukabumi untuk Generasi Muda

Senin, 1 Juni 2026 - 12:14 WIB

DP3A Sukabumi Dorong Generasi Bebas Diskriminasi Melalui Program Cager

Minggu, 31 Mei 2026 - 21:53 WIB

PLN UP3 Sukabumi Salurkan 6 Sapi dan 1 Kambing Kurban, Ribuan Warga Rasakan Manfaat Idul Adha

Berita Terbaru