JURNALSUKABUMI.COM – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sukabumi, tak henti-hentinya terus mengingatkan tentang pentingnya menjaga sikap toleransi antar umat beragama di tengah perbedaan yang ada. Salah satunya adalah momentum menghadapi Natal dan tahun baru.
Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua Umum MUI Kabupaten Sukabumi, H. UK. Anwarudin, kepada jurnalsukabumi,com, Kamis (15/12/22).
“Umat islam di Kabupaten Sukabumi dalam rangka mengahadapi hari Natal dan tahun baru. Terutama Natal, hendaknya bersikap mengedepankan toleransi yang besar dan memberikan kesempatan yang seluas-luasnya untuk umat Nasrani yang akan melaksanakan hari raya,” Kata Uka.
Menurutnya umat Islam diperbolehkan ikut serta di dalamnya, sepanjang tidak hanya ikut-ikutan lagi tidak ada kesadaran membesarkan dan mengucapkan selamat pada yang merayakan.
“ Agama itu jelas bertentangan dengan aqidah islam itu ikut terlibat untuk membesarkan agama mereka. Saya kira perbedaan pendapat wajar saja, karena mungkin latar belakang yang berbeda, tapi kami dari MUI, satu nafas satu jiwa, satu paham satu pendapat dari pusat sampai bawah,” tegasnya.
Hari ini ujarnya, MUI Kabupaten Sukabumi, melalui Komisi forum komunikasi Umat Beragama, yang di bidang oleh salah satu Koordinator Komisi Pelaksanaan Kegiatan dalam rangka untuk memberikan, pembekalan dan penguatan,kepada seluruh MUI kecamatan.
“Alhamdulillah berjalan lancar dan materinya, yaitu bagaimana kita seharusnya kita untuk menghadapi Natal dan tahun baru,” ungkapnya.
Bagi MUI bagian integral dari Bangsa dan Bernegara ini, tentu ini sangat penting, karena MUI kabupaten Sukabumi setiap tahun alhamdulillah mendapatkan predikat terbaik, dalam rangka toleransi ini dan kita tidak ingin terjadi sesuatu.
“Materi yang di sampaikan adalah Islam Wasatiyah, kita sudah punya pedoman Islam Wasatiyah yaitu islam yang memang harus mengedepankan sikap toleransi terhadap agama-agama yang sudah diresmikan di republik ini,” tandasnya.
Redaktur: Usep Mulyana












