Dampak Gempa Cianjur, Puluhan Rumah di Sukabumi Rusak

Senin, 21 November 2022 - 17:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Gempa bumi yang mengguncang Cianjur turut berdampak di wilayah sekitarnya, termasuk Sukabumi. Informasi dihimpun, sejauh ini terdapat empat kecamatan yang juga berdampak, Senin (21/11/2022).

Diketahui gempa yang berpusat di Cianjur sekitar pukul 13.21 berkekuatan magnitudo (MAG) 5.6, berpusat pada Lintang 6.84 LS, Bujur 107.05 BT dengan kedalaman 10 kilometer.

Empat Kecamatan itu diantaranya, Kecamatan Nagrak, Kecamatan Gegerbitung, Kecamatan Cicantayan, dan Kecamatan Sukalarang. Akibat gempa tersebut, puluhan rumah hingga bangunan rumah ibadah mengalami kerusakan ringan hingga berat.

“Sekitar 61 rumah terdampak di Kecamatan Nagrak Kabupaten Sukabumi. Upaya yang dilakukan sejauh ini berkoordinasi dengan perangkat Desa/Kecamatan, Babinsa, Babinkamtibmas dan instansi terkait,” kata Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Kecamatan Nagrak, Miky dalam keterangannya, Senin (21/11/2022).

Miky menuturkan, atas peristiwa tersebut seorang balita menjadi korban. Saat ini balita berusia tiga minggu itu sudah dibawa ke RSUD Sekarwangi untuk mendapat penangan medis.

“Satu korban luka balita bernama Azkia berusia tiga minggu, terjatuh dari pangkuan ibunya saat kejadian di Kampung Baruan, Nagrak Utara. Saat ini sudah dibawa ke RS Sekarwangi untuk penanganan media,” terang dia.

Kemudian Kecamatan Gegerbitung, enam rumah terdampak gempa mengalami kerusakan ringan, satu bangungan ibadah, dan sebuah bangunan sekolah juga berdampak kerusakan.

“Korban menderita sejauh ini sebanyak tujuh Kepala Keluarga (KK) dan 20 jiwa. Diduga akibat aktivitas sesar Cimandiri,” ujarnya.

Lokasi berikutnya yaitu Kecamatan Cicantayan, satu rumah rusak ringan yang dihuni oleh empat orang. Belum ada korban mengungsi atas kejadian tersebut.

Sementara Kecamatan Sukalarang, 10 rumah terdampak gempa. Empat diantaranya mengalami kerusakan berat, sehingga penghuni rumah harus mengungsi.

“Baru bisa memperkirakan dari satu RT itu sekitar ada 10 unit rumah, yang rusak parah 4 rumah yang tidak bisa dihuni lagi. Kemungkinan saya juga lagi nunggu informasi dari ketua RT yg kebetulan saat ini mereka lagi mendata di wilayah masing-masing,” ujar Ketua RW 10 Desa Titisan, Kecamatan Sukalarang Kabupaten Sukabumi, Asep Supriyadi.

Reporter: Fira AFS | Redaktur: Mulvi Mohammad Noor

Berita Terkait

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput
17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Liburan Berubah Duka, Dua Pelajar Meninggal Terseret Ombak di Pantai Kapitol Sukabumi 
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:53 WIB

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:30 WIB

Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan

Berita Terbaru