JURNALSUKABUMI.COM – Suasana haru cukup terasa saat tim Sukabumi Walagri dan Jabar Quick Response (JQR) mengunjungi rumah Quinza (11), warga Kampung Bojonggenteng, Kecamatan Lengkong, Kabupaten Sukabumi, belum lama ini. Dia adalah anak bungsu dari pasangan Deris Mulyadi (57) dan Marwiyah (46) yang mengidap kanker tulang
Quinza hanya tergeletak di tempat tidurnya. Bagian lutut kaki kirinya membengkak, memprihatinkan.
“JQR bersama komunitas Sukabumi Walagri sudah menyerahkan bantuan tersebut dan diterima langung keluarga Quinza,” ujar Demmy Pratama, Ketua Sukabumi Walagri, Tim JQR Kabupaten Sukabumi, Sabtu (12/11/2022).
Bantuan yang diserahkan uang tunai senilai Rp 3 juta untuk meringankan beban keluarga Quinza. Selain bantuan uang tunai, Relawan Sukabumi Walagri dan JQR juga menelusuri informasi detail penanganan medis terhadap Quinza untuk mengawal penanganan medisnya.
“BPJS baru dibuatkan oleh kepala dusun setempat. Menurut dokter, hasil pemeriksaan ditunggu dua minggu sebelum dilakukan tindakan operasi dan itu adalah jalan satu-satunya,” kata dia.
Quinza dan orang tuanya berasal dari Bekasi dan pindah ke Kabupaten Sukabumi sejak April 2022. Secara ekonomi, keluarga Quinza terbilang perlu mendapatkan bantuan.
Gejala sakit pada kakinya berawal pada Juli 2022, Ia mengikuti ospek di SMP Negeri 1 lengkong. Saat itu kakinya
keseleo kemudian dibawa pulang dan di bawa ke tukang urut.
Berselang beberapa hari, Quinza bisa jalan dan lari-lari hingga satu minggu kemudian Ia merasakan panas dan linu pada kakinya. Ia sempat dibawa ke Klinik Kimia Farma dan dirujuk ke RS Assyifa Sukabumi.
“Dari situ baru diketahui bahwa yang dideritanya adalah kanker tulang dan harus segera diamputasi. Kalau tidak segera akan mengakibatkan penyebaran kemana-mana,” tutur Demmy.
“Kami berharap penanganan medis terhadap Quinza berlangsung lancar dan anak tersebut bisa ceria kembali,” pungkasnya.
Redaktur: Mulvi Mohammad Noor












