Keluarga Datang ke Istana Negara, KH Ahmad Sanusi Resmi Dapat Gelar Pahlawan Nasional

Senin, 7 November 2022 - 15:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – KH Ahmad Sanusi resmi mendapat gelar  Pahlawan Nasional dari pemerintah, Senin (7/11/2022). Perwakilan dari keluarga atau pewaris dari keturunan Pahlawan KH Ahmad Sanusi, yakni cucunya Hj Neni Fauzia, hadir menerima penghargaan dari Presiden Jokowi secara langsung di Istana Negara Jakarta.

Saat menerima penghargaan dari Presiden Jokowi, Neni Fauzia, terlihat menggunakan pakaian kerudung dan baju berwarna senada merah muda.

Sebelumnya, Neni Fauzia, mengatakan keluarga  gembira dan bersyukur KH Ahmad Sanusi yang merupakan anggota Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekan Indonesia (BPUPKI) akan segera diberi gelar pahlawan.

“Alhamdulillah, kami merasa senang dengan apresiasi yang diberikan oleh pemerintah Indonesia terhadap KH Ahmad Sanusi sebagai anggota BPUPKI yang telah turut serta dalam pembentukan negara Pancasila, dan berjuang melawan penjajah pada saat perjuangan kemerdekaan RI,” kata Neni.

Kakeknya yang terlibat aktif dalam persiapan kemerdekaan dengan 67 anggota BPUPKI lainnya, hingga akhirnya Indonesia dinyatakan merdeka hingga sampai saat ini. Kata Nani, usaha dan ucapan doa untuk diangkat jadi pahlawan terus diperjuangkan.

“Tentu dengan hari ini diangkat menjadi pahlawan nasional berdoa bersama terus dilakukan. Bahkan sebelum digelari pahlawan pun, kamu selalu berdoa dan mengirim tawasul kepada KH Ahmad Sanusi,” ucapnya.

Lanjut dia, termasuk ziarah ke makam almarhum, merupakan hal yang memang dilakukan oleh santri dan keluarga besar pondok pesantren Syamsul Ulum, sebelum penganugerahan ini.

Nani mengaku sebagai pewaris dari KH. Ahmad Sanusi akan terus melanjutkan perjuangannya. Utamanya dalam pendidikan ilmu agama Islam.

“Kami berencana untuk terus meneruskan perjuangan beliau di Pondok Pesantren Syamsul Ulum dan sekarang sedang dalam proses mencetak ulang karya beliau. Saya kira yang paling penting,” imbuhnya.

Ia berharap karya KH Ahmad Sanusi bisa dipelajari dan diakses oleh masyarakat dan juga para sarjana Islam.

“Kedepan diharapkan bisa jadi tuntunan dan tauladan bagi masyarakat, khususnya di Sukabumi,” pungkasnya.

Sementara, Ketua PUI Kota Sukabumi, Munandi Saleh menuturkan, pihaknya selaku kader ideologi, mengucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat yang telah memberi penghargaan nama pahlawan nasional kepada almarhum KH. Ahmad Sanusi.

“Tentunya diangkatnya beliau jadi pahlawan nasional. Ini sesuai harapan seluruh umat yang ada di Sukabumi. Rasa ucap syukur terima kasih terhadap Allah Swt, kepada pemerintah pusat dan masyarakat yang selalu mengharapkan mendukung dan mensupport beliau untuk segera diberikan anugerah pahlawan Nasional,” kata Munandi.

Munandi menjelaskan, diangkatnya hari ini KH Ahmad Sanusi sebagai pahlawan nasional bukan serta merta. Melainkan sudah tiga kali diusulkan ke pemerintah pusat.

“Mulai penyiapan data, fakta dan narasi kepahlawanan KH Ahmad Sanusi. Alhamdulillah tahun ini mendapat gelar pahlawan nasional. Tentunya ini sebagai kepedulian pemerintah terhadap tokoh-tokoh yang telah berjasa bagi bangsa, negara dan agama,” tandas dia.

Reporter: Fira Alfi Syahrin | Redaktur: Mulvi Mohammad Noor

Berita Terkait

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Pesan SMSI Jabar, Hardiansyah: Optimalisasi Media Sosial Kunci Solusi Pendapatan Perusahaan Media! ‎ 
Keluhan Buruh soal BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi, Zainul Munasichin Janji Tindak Lanjut di DPR RI
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028
Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:08 WIB

17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup

Sabtu, 18 Juli 2026 - 13:57 WIB

Pesan SMSI Jabar, Hardiansyah: Optimalisasi Media Sosial Kunci Solusi Pendapatan Perusahaan Media! ‎ 

Berita Terbaru