Ban Meledak Saat Mengisi Angin, Pria Sukabumi Alami Luka di Wajah

Jumat, 4 November 2022 - 19:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI COM – Seorang pria, TN (24) yang sehari-hari bekerja sebagai buruh harian lepas, menderita luka di bagian wajah, akibat terkena pantulan pelek ban saat mengisi angin di salah satu bengkel mobil. Pelek ban itu terpental saat ban mobil meledak gara-gara kelebihan tekanan angin.

Kapolsek Citamiang AKP Arif Sapta Raharja mengatakan, peristiwa tersebut tepatnya terjadi di Jalan Pelabuhan II, Kelurahan Cikondang, Kecamatan Citamiang Kota Sukabumi sekitar pukul 12:30 WIB. Mulanya korban mendatangi bengkel untuk menambah angin.

Kemudian, pemilik tambal ban AS (73) menolak karena kurangnya baut yang terpasang di ban mobil angkotnya itu. AS sudah mewanti-wanti korban akan potensi terjadinya ban meledak.

“Awal mula kejadian tersebut ketika korban datang ke TKP (lokasi tambal ban milik AS) dengan maksud akan menambah angin ban Forklift yang dibawa korban,” kata Arif saat dalam keterangannya, Jumat (4/11/2022).

Lanjut dia mengatakan, namun AS menolak untuk menambah angin ban milik korban dengan alasan takut ban tersebut meledak, karena baut yang terpasang di ban milik korban hanya 3 buah yang mana seharusnya terpasang tujuh buah.

Korban pun berinisiatif untuk mengisi angin ban mobil sendiri. Pada saat angin ban tersebut diisi, ban tiba-tiba meledak serta pelek besi mengenai wajah korban.

“Pelek besi kena wajah dan kemudian terpental mengenai spion mobil angkot dan kaca jendela rumah pemilik bengkel,” tutur dia.

Akibat peristiwa itu, korban mengalami di bagian wajah dan langsung dilarikan ke RSUD Al Mulk yang kemudian dirujuk ke RSUD Syamsudin SH. “Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut,” tandasnya.

Reporter: Fira Alfi Syahrin | Redaktur: Usep Mulyana

Berita Terkait

Ironis! Dugaan Makan Bergizi Tanpa Ahli Gizi Terjadi di Palabuhanratu
Temuan Pelanggaran K3 di Proyek Jalan Gudang, Pengawasan Dipertanyakan
PMII: Wali Kota Sukabumi Lebih Pilih Diwakilkan daripada Berdialog Langsung
Kontraktor Jalan Gudang Minta Maaf, Janji Percepat Pengerjaan Usai Keluhan Omzet Toko Menurun
Inspektorat Tinjau Proyek Jalan Gudang, Temukan Kekurangan pada Pengukuran Pekerjaan
Dampak Pembangunan Jalan Gudang di Kota Sukabumi, Sejumlah Toko Sepi dan Omzet Turun
Pasca Konser TerAmbyar Fest, Stadion Surya Kencana Sukabumi Rusak dan Dipenuhi Lumpur
Anggaran Rp12,6 Miliar Jembatan Cibeureum Disorot, DPRD Kota Sukabumi Minta Dibahas Ulang

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 14:12 WIB

Ironis! Dugaan Makan Bergizi Tanpa Ahli Gizi Terjadi di Palabuhanratu

Jumat, 24 April 2026 - 10:42 WIB

Temuan Pelanggaran K3 di Proyek Jalan Gudang, Pengawasan Dipertanyakan

Kamis, 23 April 2026 - 18:56 WIB

Kontraktor Jalan Gudang Minta Maaf, Janji Percepat Pengerjaan Usai Keluhan Omzet Toko Menurun

Rabu, 22 April 2026 - 15:15 WIB

Inspektorat Tinjau Proyek Jalan Gudang, Temukan Kekurangan pada Pengukuran Pekerjaan

Rabu, 22 April 2026 - 11:06 WIB

Dampak Pembangunan Jalan Gudang di Kota Sukabumi, Sejumlah Toko Sepi dan Omzet Turun

Berita Terbaru

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777