Camat, DLH, dan Disperkim Datangi Proyek Perumahan Pemicu Banjir Lumpur di Palabuhanratu

Senin, 24 Oktober 2022 - 14:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Aparat Kecamatan Palabuhanratu didampingi Dinas Lingkungan Hidup (DLH), beserta Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Kabupaten Sukabumi mendatangi lokasi pemicu banjir lumpur di wilayahnya.

Camat Palabuhanratu, Ali Iskandar, mengatakan keluhan yang menerjang sejumlah permukiman di Kampung Kuta Mekar membuat dinas terkait harus terjun untuk melihat proyek pengerjaan hingga berdampak pada rumah warga.

“Saya didampingi rekan-rekan aparat teknis dari Perkim, Dinas Lingkungan Hidup terus juga secara sosial kemasyarakatan dengan Pak Lurah, Pak Kades, melihat langsung ke lapangan berkaitan dengan keluhan yang menghadirkan berkali-kali kejadian,” ujar Ali Iskandar, Senin (24/10/2022).

Menurutnya proyek pembangunan itu memang bukan dari masalah teknis. Tetapi yang paling utama adalah masalah manajemen pekerjaan. Seharusnya drainase menjadi hal pokok yang harus didahulukan.

“Sudah dipahami oleh rekan-rekan pengembang termasuk juga yang melaksanakan pekerjaan cut and fill, bahwa saluran termasuk tiga drainase menjadi hal pokok yang harus didahulukan dan itu memang agak sedikit tertunda berkaitan dengan pelaksanaan pekerjaan,” terangnya.

Rencananya, kata camat, dirinya akan membangun kesepahaman sekaligus pemantauan dan evaluasi agar persoalan tersebut tidak terjadi seperti kejadian sebelumnya, karena sudah tiga kali kejadian terjadinya jebol hingga berdampak pada rumah warga.

“Tentu saja juga ada beberapa hal teknis yang nanti bisa diskaskan dengan rekan-rekan pelaksanaan pekerjaan, kaitan dengan mengukur besaran air yang ada di lokasi pemukiman, terus pembagiannya ke-5 titik tadi, terus daya tampung di bawahnya berapa, ini juga tentu harus saintifik begitu harus juga bisa terukur secara rasional dan ini mungkin nanti akan dibantu oleh dinas Perkim,” tuturnya.

Sementara itu, Direktur Utama Perumahan Pesona Farida Regency, Muhammad Nabil, mengatakan pihaknya akan bertanggung jawab penuh kepada masyarakat yang terdampak.

“Kalau untuk penanganan kita setiap ada kejadian langsung kita kerjakan, apapun yang diminta masyarakat langsung kita eksen, kita langsung lakukan,” ucapnya.

Bahkan, pihak developer menerjunkan tim ahli untuk menangani kejadian tersebut. Dari mulai pengukuran debit air hujan hingga pembangunan lainnya. Hal itu bertujuan tidak adanya kejadian yang ke empat kalinya.

“Hari ini kita bawa profesor dia kebetulan rektor karena s3, dia sekarang ada disini. Sebenarnya kami dari pihak developer menunggu beliau, artinya melakukan kajian, kebetulan dia baru nyampe bareng sama saya dari Jakarta, Insya allah kedepannya gak ada lagi kejadian seperti ini, karena ini sudah tiga kali,” tandasnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Mulvi Mohammad Noor

Berita Terkait

Dua Warga Nagrak Korban Pembacokan Masih Dirawat di Rumah Sakit
Truk Hino Tabrak 4 Kendaraan di Cibadak, Sempat Mundur dan Hantam Mobil di Belakang
Dua Pemotor Tertabrak Kereta Pangrango di Benteng Sukabumi Meninggal Dunia, Ini Identitasnya!
Tersandung Korupsi Rp394 Juta, Kasus Kades Neglasari Masuk Persidangan
Dua Pemotor Wanita Tertabrak Kereta di Benteng Sukabumi hingga Kritis
Bikin Resah, Monyet Mulai Turun ke Pemukiman Warga di Parakansalak
Menteri Agus Andrianto Apresiasi Kebun Sayur Lapas Warungkiara Jadi Bekal Kemandirian Warga Binaan 
Pemkab Sukabumi Kembali Raih Opini WTP dari BPK RI, Catat Prestasi 12 Kali Berturut-turut

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 11:15 WIB

Dua Warga Nagrak Korban Pembacokan Masih Dirawat di Rumah Sakit

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:46 WIB

Truk Hino Tabrak 4 Kendaraan di Cibadak, Sempat Mundur dan Hantam Mobil di Belakang

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:49 WIB

Dua Pemotor Tertabrak Kereta Pangrango di Benteng Sukabumi Meninggal Dunia, Ini Identitasnya!

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:58 WIB

Dua Pemotor Wanita Tertabrak Kereta di Benteng Sukabumi hingga Kritis

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:33 WIB

Bikin Resah, Monyet Mulai Turun ke Pemukiman Warga di Parakansalak

Berita Terbaru

PERISTIWA

Dua Warga Nagrak Korban Pembacokan Masih Dirawat di Rumah Sakit

Jumat, 12 Jun 2026 - 11:15 WIB