JURNALSUKABUMI.COM – Filsuf sekaligus pengamat politik fenomenal Rocky Gerung hadir ditengah-tengah mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI), Kamis (20/10/2022).
Rocky hadir sebagai pemateri dalam kegiatan studium generale atau kuliah umum bertajuk tema ‘Menata Demokratisasi Indonesia Menjelang Pemilu 2024’ yang diinisiasi jenjang Magister prodi Ilmu Administrasi di Aula Kampus UMMI Kota Sukabumi.
Banyak hal yang disampaikan Rocky dalam momen tersebut terutama mengenai kondisi politik di Sukabumi. Ia menyampaikan para akademisi harus mengumpulkan kekuatan.

“Sukabumi harus mengumpulkan kekuatan akademis untuk menandingi para politisi yang suka memanipulasi isu,” kata Rocky usai menyampaikan materi.
Tidak hanya menyampaikan pandangan politik, Rocky juga menanggapi terkait ancaman resesi. “Resesi pasti terjadi, yang penting ada pertahanan pikiran supaya begitu resesi selesai, ada pikiran baru untuk republik,” ujar dia.
Lebih lanjut menurut dia, keseimbangan antara rasional dan potensial emosional harus dimiliki oleh seorang pemimpin negeri.
“Pemimpin ideal itu merupakan kolaborasi antara pemikiran dan moral. Ada otak di dada yang tidak dimiliki oleh otak di kepala, itu namanya qolbun. Kalau mulut kita gagal diperintah oleh akal, artinya akal gagal belajar dari qolbu. Dasar itu yang ada di Universitas Muhammadiyah, keseimbangan antara rasional dan potensial emosional,” imbuh Rocky.
Pria yang akrab disapa Bung Rocky itu juga menambahkan, mahasiswa harus memperluas pengetahuan cara berpikir yang demokratis agar mampu berargumen secara ilmiah.
“Supaya kampus itu tumbuh secara mandiri di dalam metodologi,” tandasnya.
Reporter: Fira Alfi Syahrin | Redaktur: Ujang Herlan












