JURNALSUKABUMI.COM – Badan Kerjasama Antar Desa (BKAD) yang tergabung dalam Assosiasi Pemerintah Desa Indonesia (APDESI) Kabupaten Sukabumi turut serta mendukung dalam mewujudkan program pemulihan ekonomi nasional (PEN).
Pasca pandemi Covid-19 ini, langkah yang diambil yakni bimtek dan sekolah lapang (SL) dalam peningkatan kapasitas kepala desa dan perangkat desa di Hotel Augusta, Rabu (19/10/2022).
“Kegiatan ini hanya diikuti sekitar 200 kepala desa dari total 381 desa di Kabupaten Sukabumi. Sisanya, ada sebagian desa yang sudah melaksanakan dan ada pula yang belum menganggarkan kegiatan bimtek dan SL ini, ujar Ketua DPC APDESI Kabupaten Sukabumi, Deden Deni Wahyudin.
Acara tersebut, kata dia, juga dihadiri Staf Ahli Bupati, Kepala Kejaksaan Negeri, Inspektorat dan DPMD Kabupaten Sukabumi. Bimtek dan SL ini telah direncanakan melalui APBDes di setiap desa.
“Agenda tahun 2022 ini terbilang berbeda dengan tahun sebelumnya. Sebab, temanya disesuaikan instruksi presiden yaitu turut serta dalam PEN. Oleh karena itu kita melaksanakan SL ke daerah yang memiliki potensi pengembangan ekonomi masyarakat dan desa,” terang Deden.
Kepala Desa Sukakersa, Kecamatan Parakansalak tiga periode ini menjelaskan, adapun lokasi SL yaitu ke tiga desa di Jawa Tengah. Sebelumnya telah dilakukan survei dan ternyata desa tersebut hampir mirip dengan desa-desa di Kabupaten Sukabumi.
“Tujuannya yaitu ke Desa Ponggok dengan potensi wisata dan UMKM. Lalu, ke Desa Borobudur dengan pengelolaan pertanian dan madu. Terakhir, ke Desa Panggungharjo yang berhasil dalam pengelolaan sampah yang dijadikan sebagai material bangunan yang berkualitas,” kata Deden.
Di tempat yang sama, Ketua BKAD Kabupaten Sukabumi, Tutang Sutiawan menambahan, kegiatan tersebut dianggarkan untuk peningkatan kapasitas kepala desa dan perangkat desa.
“Tentu anggaran yang dialokasikan tiap desa ini tidak bertentangan dengan nomenklatur APBDes. Artinya, tidak mengganggu hak masyarakat banyak,” tambahnya.
“Kegiatan ini juga diharapkan memiliki out put positif untuk selanjutnya dapat diterapkan di Kabupaten Sukabumi,” tandasnya.
Redaktur: Ujang Herlan












