Kang Fahmi Buka Kegiatan Sosialisasi Kesehatan Reproduksi Pada Remaja

Senin, 17 Oktober 2022 - 17:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi, membuka kegiatan sosialisasi promosi dan konseling Kesehatan Reproduksi pada remaja, di Universitas Muhammadiyah (UMMI) Sukabumi, Senin (17/10/2022)

Kegiatan tersebut bertajuk tema ‘Optimalisasi Kesehatan Reproduksi demi Mencapai Keluarga yang Berkualitas’. Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi antara Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dalduk KBP3A) dan Mahasiswa Himpunan Biologi (HimBio) UMMI.

“Alhamdulillah acara ini merupakan kolaborasi pemda dan kampus serta TP PKK, semoga ke depan edukasi, sosialisasi dan konseling dilakukan kolaborasi antara satu dan lain,” kata Kang Fahmi.

Turut hadir Ketua TP PKK Kota Sukabumi Fitri Hayati Fahmi dan Kepala Dinas P2KBP3A Kota Sukabumi Nuraeni Komarudin.

Menurut Kang Fahmi, bahwa pembangunan bukan hanya tugas pemda semata. Terlebih dalam upaya Milestone 100 tahun menuju Indonesia Emas di 2045.

“Harus dilakukan upaya menjemput target Indonesia emas dan pada 2022 masuk G20 dan pada 2045 masuk 4 besar negara G20. Pada 2045, masanya para generasi muda termasuk mahasiswa saat ini,” imbuhnya.

Lebih lanjut kata dia, bagaimana mempersiapkan generasi muda yang terbaik. Di mana yang harus dipersiapkan generasi muda otak cerdas termasuk perguruan tinggi melahirkan anak cerdas. Diantaranya dengan memperhatikan usia pernikahan seperti yang dianjurkan.

”Kami menaruh perhatian pada kesehatan reproduksi pada remaja, sebab ketika dipatuhi kesehatan reproduksi maka akan tercapai kesehatan ibu yang melahirkan generasi sehat dan berkualitas,” ujar dia.

Dengan begitu, kata dia, maka dapat menghadirkan keluarga berkualitas. Sebaliknya apabila tidak dipatuhi, maka akan meningkatkan angka kematian ibu, angka kematian bayi, hambatan persalinan, dan kasus HIV AIDS, dan sebagainya.

”Kami berharap kepada mahasiswa dan TP PKK serta lainnya edukasi kepada masyarakat,” ucap dia.

Ia menambahkan, pentingnya menyampaikan pengetahuan kesehatan reproduksi salah satunya berkaitan dengan usia pernikahan. Lanjut dia, terdapat empat hal yang perlu dihindari yakni terlalu tua, artinya usia produktif usia sempurna.

Kedua terlalu muda dalam pernikahan dan melahirkan yang menimbulkan permasalahan. Kemudian ketiga, terlalu banyak memiliki anak dan keempat terlalu dekat dalam memiliki anak.

“Upaya ini, dalam menghadirkan generasi berkualitas. Di mana upayanya memperhatikan kesehatan reproduksi dan dari sisi 4 terlalu harus dihindarkan,” tandasnya.

Reporter: Fira Alfi Syahrin | Redaktur: Mulvi Mohammad Noor

Berita Terkait

Gandeng RCC Bandung, UMMI Dongkrak Produktivitas Dosen Lewat Workshop Karya Ilmiah
Kang Anom: PWI Siap Jadi Pengawas SPMB Bersih di Sukabumi
Disdik Sukabumi Pastikan SPMB 2026 Transparan dan Bebas Diskriminasi
ADPUB Goes to Visit, Mahasiswa UMMI Pelajari Sistem Demokrasi di KPU RI
Kemenkes Puji Totalitas Bupati Sukabumi Dorong Fakultas Kedokteran Pertama di Sukabumi
Mahasiswa Hukum NPU Raih Bronze Medal di MEC 8 Lombok, Usung Gagasan Ini!
Bikin Bangga! Dua Siswa Terbaik Sukabumi Lolos Paskibraka Jawa Barat 2026
Keren! SMI Team Silat Edan Borong 5 Piala di O2SN Pencak Silat Kecamatan Cicurug 2026

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 09:57 WIB

Gandeng RCC Bandung, UMMI Dongkrak Produktivitas Dosen Lewat Workshop Karya Ilmiah

Rabu, 27 Mei 2026 - 01:34 WIB

Kang Anom: PWI Siap Jadi Pengawas SPMB Bersih di Sukabumi

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:41 WIB

Disdik Sukabumi Pastikan SPMB 2026 Transparan dan Bebas Diskriminasi

Senin, 25 Mei 2026 - 20:42 WIB

ADPUB Goes to Visit, Mahasiswa UMMI Pelajari Sistem Demokrasi di KPU RI

Minggu, 24 Mei 2026 - 11:13 WIB

Kemenkes Puji Totalitas Bupati Sukabumi Dorong Fakultas Kedokteran Pertama di Sukabumi

Berita Terbaru