Bareng BP2D Jabar, Bappeda Kota Sukabumi Mulai Sosialisasikan Persiapkan IKKD

Rabu, 14 September 2022 - 16:55 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Sukabumi, bersama Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP2D) Provinsi Jawa Barat, melakukan persiapan pengukuran Indeks Kepemimpinan Kepala Daerah (IKKD).

Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan (Litbang) pada Bappeda Kota Sukabumi, Banyu Citra Anggara menerangkan, tahap IKKD untuk Provinsi Jawa Barat saat ini masih dalam sosialisasi bersama unsur bagian pemerintahan dan unsur organisasi Setda Kota Sukabumi. “Kami memfasilitasi sosialisasinya,” kata Bayu dalam keterangannya, Rabu (14/09/2022).

Bayu menuturkan, IKKD merupakan pengukuran baru bagi daerah kota atau kabupaten. Adapun, dasar pelaksanaanya mengacu Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 38 Tahun 2020, tentang Indeks Kepemimpinan Kepala Daerah (IKKD).

“Jadi, IKKD merupakan suatu ukuran yang ditetapkan berdasarkan seperangkat variabel, dimensi dan indikator untuk melakukan pengukuran dan penilaian terhadap kepemimpinan kepala daerah,” tutur dia.

Lebih lanjut Bayu menyebut, IKKD tidak dapat disimpulkan menjadi parameter tujuan atau ukuran keberhasilan akhir dari suatu kepemimpinan daerah. Kendati begitu, IKKD merupakan alat atau tools untuk mengukur, menilai, memberikan penghargaan atas kepemimpinan kepala daerah serta penyelenggaraan pemerintah daerah.

“IKKD disyaratkan bagi kepala daerah yang definitif yang diukur satu tahun sebelumnya, kinerja pemerintahan minimal kategori B,” ujar dia.

Ia menambahkan, variabel pengukuran melakukan pemenuhan dokumen kinerja pemda yang terdiri dari variabel kepemimpinan kepala daerah. Diantaranya dimensi pembangunan ekonomi sosial dengan indikator pertumbuhan ekonomi, kapasitas fiskal, kemandirian fiskal, evaluasi kinerja Pemda, IPM, tingkat kemiskinan, gini rasio, indeks pelayanan publik, opini BPK-RI, dan dimensi penerimaan penghargaan pembangunan.

Kemudian, seperti tanda kehormatan, penghargaan, variabel kepemimpinan dalam penyelenggaraan pemerintahan, berupa kinerja kepemimpinan birokrasi, kinerja kepemimpinan politik, dan kinerja kepemimpinan sosial serta survei kepemimpinan kepala daerah. “Secara teknis pelaksanaan IKKD bukanlah hal yang mudah. Oleh karena itu, perlunya sinergitas semua komponen,” tandasnya.

Reporter: Fira Alfi Syahrin | Redaktur: Usep Mulyana

Berita Terkait

Lapang Sekarwangi Cibadak Ditata Rp4,7 Miliar, Ornamen Nayor Jadi Ikon
Menaker Buka Pelatihan TMT ABT Batch 2, Targetkan Perluasan Kesempatan Kerja di Sukabumi
RSUD Sekarwangi Jadi Lokasi Layanan KB Mantap, Bupati Sukabumi Lakukan Monitoring
Becak Listrik Bantuan Presiden Siap Diserahkan kepada Warga Sukabumi
BPJS PBI Nonaktif, KNPI Palabuhanratu Desak Selaraskan Pelayanan dengan Jaminan KDM
Senyum 26 Anak Warnai Khitanan Massal Gratis di Hari Santri Sukabumi
Penataan Lapang Sekarwangi Jadi Ruang Terbuka Publik Tak Ubah Fungsi Sebelumnya
Ada Dugaan Pencemaran? DLH Sukabumi Punya Laboratorium Terakreditasi untuk Uji Lingkungan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:08 WIB

Lapang Sekarwangi Cibadak Ditata Rp4,7 Miliar, Ornamen Nayor Jadi Ikon

Minggu, 11 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Menaker Buka Pelatihan TMT ABT Batch 2, Targetkan Perluasan Kesempatan Kerja di Sukabumi

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:45 WIB

Becak Listrik Bantuan Presiden Siap Diserahkan kepada Warga Sukabumi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:04 WIB

BPJS PBI Nonaktif, KNPI Palabuhanratu Desak Selaraskan Pelayanan dengan Jaminan KDM

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:49 WIB

Senyum 26 Anak Warnai Khitanan Massal Gratis di Hari Santri Sukabumi

Berita Terbaru