JURNALSUKABUMI.COM – Dinas Perdagangan dan Perindustrian atau Disdagin Kabupaten Sukabumi mencatat harga komoditas sejumlah bahan pokok penting (Bapokting) di sejumlah pasar masih dalam tataran normal pasca kenaikan harga bahan bakar minyak.
Kepala Disdagin Kabupaten Sukabumi, Aam Ammar Hali, melalui kepala UPTD Pasar Palabuhanratu Uus Heryanto menyatakan, walaupun harga BBM naik, namun tidak sampai memicu terjadinya kenaikan harga bahan pokok penting (Bapokting) secara signifikan.
“Hingga saat ini harga bahan pokok masih terbilang aman, karena harga-harga yang dijual di pasaran saat ini masih dalam tataran normal,” ujar Uus Heryanto, Rabu (5/10/2022).
Menurunya, harga bahan pokok penting (Bapokting).yang dijual hari ini sudah termasuk pencatatan di setiap minggunya. Sehingga di Pasar Palabuhanratu, belum memperlihatkan kenaikan dan penurunan signifikan.
“Harga beras, telur, minyak, dan cabe masih relatif umum seperti yang lain,” terangnya.
Dalam catatan yang diterima jurnalsukabumi.com minggu ini, beras premium masih Rp 11 ribu per kilogram, gula pasir Rp 14 ribu per kilogram, daging Sapi dan Kerbau Rp 130 ribu per kilogram, ayam boiler Rp 38 ribu per kilogram, dan bawang merah Rp 30 ribu per kilogram.
Minyak goreng kemasan premium di pasar Palabuhanratu kisaran Rp 16 hingga Rp 19 ribu per liter, kemudian minyak goreng curah Rp 15 ribu per liternya. Sedangkan bawang putih masih di jual dengan kisaran Rp 28 ribu per kilogram.
Sedangkan cabai merah keriting kisaran Rp 50 ribu per kilogram. Cabe merah besar Rp 70 ribu per kilogram. Cabe rawit merah Rp 80 ribu perkilogram. Sedangkan cabai rawit hijau masih di dikisaran Rp 40 ribu per kilogram.
Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Mulvi Mohammad Noor












