Anak Pengidap Komplikasi Penyakit Dapat Perhatian Dari Diskan Kab Sukabumi

Selasa, 27 September 2022 - 16:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Khalila, seorang anak penderita komplikasi terus mendapat perhatian dari berbagai pihak. Kali ini jajaran dari Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi datang menjenguk anak berusia 7 tahun yang sedang dirawat di RSUD Palabuhanratu itu.

Kepala Dinas perikanan Kabupaten Sukabumi, Nunung Nurhayati, menyempatkan datang untuk melihat kondisi anak dari pasangan suami istri Siska Amelia (27) dan Nurkamil (31).

Ia datang beserta pegawainya, bukan hanya melihat kondisi terkini. Nunung memberikan bantuan untuk meringankan beban keluarga Khalila.

“Kami dari dinas perikanan sengaja untuk melihat kondisi khalila, sekaligus memberikan bantuan beserta olahan ikan,” ujar Nunung Nurhayati, Selasa (27/9/2022).

Ia datang usai menghadiri acara launching ekpedisi rupiah berdaulat dan bantuan program sosial Bank Indonesia (BI). Nunung juga membawa titipan dari BI untuk diserahkan kepada keluarga Khalila.

Nunung menjelaskan, khalila tersebut memiliki saudara kembar. Namun khalila ini memiliki penyakit sejak lahir hingga akhirnya kondisi badannya terus mengecil.

“Anak tersebut kembar usia 7 tahun, kembarannya khalila sehat sudah sekolah juga di SD kelas 1. Tetapi khalila sakit bawaan dari lahir, bocor jantung sehingga pertumbuhan badannya kecil dan sudah 3 kali masuk rumah sakit,” tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, Dokter Rumah Sakit Umum Daerah atau RSUD Palabuhanratu menjelaskan kondisi Khalila, anak tujuh tahun pengidap penyakit komplikasi. Dokter menegaskan penanganan medis Khalila harus di rujuk ke rumah sakit spesialis jantung anak di Jakarta.

Khalila masih mendapatkan penanganan intensif di RSUD Palabuhanratu. Tim medis rumah sakit milik Pemkab Sukabumi ini terus berupaya yang terbaik untuk kesembuhan Khalila.

“Jadi pasien Khalila itu mengidap ada PSD atau gangguan jantung atau penyakit jantung. Kemudian ada GEA atau mencret, kemudian ada BPnya,” ujar dr Adha Prawitasari Kasi Pelayanan Medis RSUD Palabuhanratu.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Mulvi Mohammad Noor

Berita Terkait

Hergun Sampaikan Pesan Sederhana Kunci Rumah Tangga Harmonis di Pernikahan Anton Susanto
Pemkab Sukabumi Tegaskan Respons Cepat Aduan Warga, Keterbukaan Informasi Jadi Prioritas
Hergun Jadi Saksi Nikah Relawan Manuk Dadali, Anton dan Laelatu Resmi Menikah di Parungkuda
Fokus Rancang Regulasi, Hergun Minta Kemendagri Bersama Kemensetneg dan BSKDN Rampungkan RPP Desartada dan Penataan Daerah
Disnakertrans Dorong Perlindungan Pekerja SPPG, Ratusan Relawan Diupayakan Masuk BPJS
ABPEDNAS Cetak Sejarah, Raih 100 Ribu Anggota Bertepatan Hari Lahir Pancasila 2026
Pancasila di Tengah Tantangan Zaman, Pesan Bupati Sukabumi untuk Generasi Muda
DP3A Sukabumi Dorong Generasi Bebas Diskriminasi Melalui Program Cager

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:31 WIB

Hergun Sampaikan Pesan Sederhana Kunci Rumah Tangga Harmonis di Pernikahan Anton Susanto

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:26 WIB

Pemkab Sukabumi Tegaskan Respons Cepat Aduan Warga, Keterbukaan Informasi Jadi Prioritas

Jumat, 5 Juni 2026 - 10:58 WIB

Hergun Jadi Saksi Nikah Relawan Manuk Dadali, Anton dan Laelatu Resmi Menikah di Parungkuda

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:40 WIB

Fokus Rancang Regulasi, Hergun Minta Kemendagri Bersama Kemensetneg dan BSKDN Rampungkan RPP Desartada dan Penataan Daerah

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:34 WIB

Disnakertrans Dorong Perlindungan Pekerja SPPG, Ratusan Relawan Diupayakan Masuk BPJS

Berita Terbaru