JURNALSUKABUMI.COM – RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi atau yang lebih dikenal dengan sebutan RS Bunut jadi tuan rumah pertemuan dokter bedah saraf se-Indonesia. Acara ini juga menjadi ajang promosi Kota Sukabumi sebagai destinasi wisata kesehatan.
Hal tersebut diungkapkan Dokter Spesialis Bedah Saraf RS Bunut sekaligus Ketua Panitia Acara, Neizar Alwan. Kegiatan merupakan yang pertama kali digelar di Jawa Barat.
“Kegiatan ini juga untuk mempromosikan Kota Sukabumi kepada dunia luar, sebagai destinasi wisata kesehatan dan kuliner,” kata Neizar.
Kegiatan Simposium, Workshop, Live Demo and Surgery ini digelar selama dua hari, Sabtu hingga Minggu (3-4/8/2022). Kegiatan difokuskan membahas Pembedahan Prosedur Tulang Belakang Minimal Invasif.
“Acara ini adalah acara untuk di Jawa Barat itu pertama kali kita lakukan. Untuk Pain Intervention yang diselingi dengan teknik operasi Percutaneous Endoscopic Lumbar Discectomy (PELD) untuk menghilangkan nyeri,” kata Neizar.
Ia menyebut, banyak pasien nyeri yang tidak membaik dengan obat-obatan. Namun setelah dilakukan tindakan pain intervention, pasien merasa puas terbebas dari nyeri.
“Kegiatan ini diikuti oleh 50 peserta, yang terdiri dari berbagai disiplin ilmu,” ujarnya.
Adapun para peserta tersebut diantaranya terdiri dari dokter spesialis saraf, dokter spesialis bedah saraf, dokter spesialis ortopedi, dokter spesialis anestesi, dan dokter spesialis kedokteran fisik dan rehabilitasi. Para peserta datang dari Aceh sampai Papua.
“Diharapkan setelah mengikuti simposium dan workshop ini para peserta lebih kompeten dan terampil dalam menangani pasien-pasien dengan nyeri kronis,” tandasnya.
Reporter: Fira Alfi Syahrin | Redaktur: Mulvi Mohammad Noor












