Haduh! Pedagang di Lapang Merdeka Kembali Temukan Peredaran Uang Palsu Pecahan Rp 50 Ribu 

Senin, 29 Agustus 2022 - 19:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Salah seorang pedagang di Lapang Merdeka, Kota Sukabumi, kembali menerima uang palsu (upal) pecahan Rp50 ribu yang diduga dari pembeli, Senin (29/8/2022).

Informasi yang diperoleh, insiden tersebut bukan pertama kalinya terjadi. Pada Juni 2022 lalu, pedagang yang sama juga menerima satu lembar uang pecahan Rp50 ribu dan diketahui saat digunakan belanja pada salah satu toko langganan. Sontak, hal itu membuat kesal para pedagang setempat.

Salah seorang korban sekaligus pedagang kaki lima di Lapang Merdeka, Juli Zulfikar (50) mengatakan, sebelumnya tidak mengetahui uang pecahan Rp50 ribu tersebut Upal.

Tetapi, saat belanja di toko langganan baru diketahui pemilik toko bahwa uang tersebut adalah uang palsu.

“Awalnya diketahui saat saya belanja di salah satu toko Jalan Ciwangi. Tiba-tiba, pemilik toko bilang bahwa uang tersebut tidak sehat atau Upal,” kata Juli kepada Jurnalsukabumi.com, Senin (29/8/2022).

Lanjut dia, penemuan Upal tersebut sudah terjadi dua kali pada tahun ini. Kendati pecahan nominal cukup kecil namun hal itu dapat merugikan para pedagang.

“Jelas merugikan pedagang, meski hanya Rp50 ribu tetapi kalau keseringan membuat kesal juga,” ujar dia.

Menurutnya, jika dilihat dengan kasat mata, Upal tersebut sama persis dengan uang asli. Namun, jika diperhatikan secara rinci warna uang tersebut sedikit luntur.

“Kalau dilihat hanya selewat persis uang asli. Tapi memang warnanya sedikit luntur,” ujar dia.

Ia pun menghimbau, bagi para pedagang agar dapat lebih waspada ketika menerima uang dari para pembeli dan harus dipastikan keasliannya secara detail. Hal itu, untuk mengantisipasi adanya peredaran Upal.

“Kami harap, penegak hukum bisa segera turun tangan menindak para pengedar Upal. Karena kejadian ini bukan pertama kalinya terjadi, hampir setiap tahun saya juga menemukan Upal tersebut dan tahun ini sudah dua kali kejadian yang sama,” tandasnya.

Reporter: Fira Alfi Syahrin | Redaktur: Mulvi Mohammad Noor

Berita Terkait

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput
17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan
Liburan Berubah Duka, Dua Pelajar Meninggal Terseret Ombak di Pantai Kapitol Sukabumi 
Pickup Bermuatan Kelapa Terguling dan Berbalik Arah di Tanjakan Buniwagi Palabuhanratu
Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak
Dihantam Botol dan Batu Gegara Uang, Misteri Kerangka di Hutan Jati Sagaranten Akhirnya Terpecahkan
Disandingkan dengan Foto Orang Hilang, Akhirnya Misteri Kerangka di Sagaranten Terungkap

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:53 WIB

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:30 WIB

Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:39 WIB

Liburan Berubah Duka, Dua Pelajar Meninggal Terseret Ombak di Pantai Kapitol Sukabumi 

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:38 WIB

Pickup Bermuatan Kelapa Terguling dan Berbalik Arah di Tanjakan Buniwagi Palabuhanratu

Berita Terbaru