Tabrakan Ambulans vs Honda Revo di Cimangkok, Pemotor Tewas

Rabu, 17 Agustus 2022 - 20:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Insiden tabrakan yang melibatkan kendaraan Ambulans dan satu unit sepeda motor terjadi di Jalan Raya Sukalarang, Kampung Manglid, Desa Cimangkok, Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi, Rabu (17/8/2022). Seorang pengendara sepeda motor meninggal dunia Rabu (17/8/2022).

Kanit Gakkum Polres Sukabumi Kota, Ipda Jajat Munajat, menuturkan, kecelakaan tersebut terjadi sekira pukul 13.00 WIB. Berawal saat kendaraan Ambulans membawa pasien dari arah Sukaraja menuju Cianjur.

Saat Ambulans tersebut hendak menyalip kendaraan, dan memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi, Jajat menyebut, tabrakan pun tak dapat terhindarkan.

“Kendaraan Ambulans itu bernopol F 9970 S yang membawa pasien itu diduga kurang berhati-hati, dan melaju dengan kecepatan tinggi, dan tidak memperhatikan arus lalu lintas yang dilaluinya,” ujar Jajat.

Lanjut dia, karena posisi mobil Ambulans yang terlalu kanan, disaat bersamaan melaju dari arah berlawanan motor Honda Revo bernopol F 6206 VY yang dikendarai Y membonceng V.

“Sehubungan jarak terlalu dekat sehingga kedua kendaraan tersebut bertabrakan hingga pengendara berikut penumpangnya terjatuh,” tutur dia

Jajat menerangkan, akibat kecelakaan tersebut, pengemudi dan penumpang motor mengalami luka yang mengharuskan mendapat perawatan intensif di Rumah Sakit, sehingga dibawa menuju RS Hermina.

“Namun karena luka berat yang dialami pengendara motor akhirnya korban tersebut meninggal dunia saat mendapatkan penanganan medis,” ungkapnya.

“Untuk penumpangnya masih dalam perawatan, sedangkan pengemudi Ambulans kami mintai keterangan perihal kejadian ini, untuk proses hukum selanjutnya,” tambahnya.

Reporter: Fira Alfi Syahrin | Redaktur: Mulvi Mohammad Noor

Berita Terkait

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput
17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Liburan Berubah Duka, Dua Pelajar Meninggal Terseret Ombak di Pantai Kapitol Sukabumi 
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:53 WIB

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:30 WIB

Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan

Berita Terbaru