JURNALSUKABUMI.COM – Puluha ribuan warga berbondong-bondong ikut memeriahkan Pagelaran Seren Taun Kasepuhan Girijaya ke-195 di Desa Girijaya, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi, Jumat (12/07/2022).
Ketua Panitia, Yana Rosadi atau Kang Apek mengatakan, perayaan tahun ini cukup meriah. Sebab, dua tahun lalu sempat pakum dan dibatasi akibat pandemi covid-19.
“Ini merupakan kegiatan budaya dan terbilang warisan turun-temurun. Alhamdulilah, kini kembali dibuka untuk masyarakat luar Kota dan Kabupaten Sukabumi,” ujarnya.
Lanjut Kang Apek, perayaan yang rutin dilaksanakan setiap tahun tersebut digelar oleh generasi ke-5 dari Kasepuhan Girijaya, dimulai sejak Selasa, 9 Agustus 2022 dengan menyelenggarakan pagelaran seni sunda.
“Rangkaian acara seperti biasa, ada ritual potong kerbau dan pengajian bersama MUI pada Rabu kemarin. Sementara, hari Kamis, digelar berbagai pertunjukan seni dari berbagai daerah,” terangnya.
Saat ini, kata Kang Apek, acara puncak yakni sedekah dan ruwatan bumi, sebagai bentuk rasa syukur kepada yang kuasa atas hasil panen yang dihasilkan.
“Mewakili Kasepuhan Girijaya, saya meminta maaf jika ada kekurangan dari segi fasilitas. Harapannya ke depan, lebih meriah, kondusif, aman damai dan juga fasilitas yang belum ada atau kurang bisa terealisasi agar para pengunjung bisa nyaman,” ucapnya.
Salah seorang pengunjung asal Banten, Syarif (40) mengaku cukup terhibur bisa menonton berbagai pertunjukan seni yang digelar pada acara Seren Taun kali ini.
Ia yang sudah tiga kali menghadiri perayaan ini pun mengaku senang rasa kangennya bisa terobati setelah dua tahun tidak bisa hadir.
“Cukup terhibur juga abis corona baru bisa ke sini lagi, jadi kangen juga,” singkatnya.
Sementara itu, Kepala Desa Girijaya, Dindin Saripudin mengatakan, bahwa ada sekitar 10.000 pengunjung dari berbagai Kota dan Kabupaten luar Sukabumi yang hadir.
“Alhamdulillah dari Banten, Karawang, Subang, Indramayu dan Cianjur pun nampak hadir. Total pengunjung dapat dilihat dari karcis mobil yang tercatat juga ada sekitar 722 mobil dari luar daerah. Harapannya, dinas terkait bisa mengelola dan menata agar lebih baik terutama terkait lahan parkir pengunjung,” tutup Dindin.
Reporter: Ifan | Redaktur: Ujang Herlan












