JURNALSUKABUMI.COM – RSUD Jampangkulon membagikan tips untuk mencegah penyebaran dan penularan demam berdarah dengue (DBD). Pencegahan ini penting dilakukan terlebih kasus DBD di beberapa daerah di Jawa Barat tengah meningkat.
Demam berdarah adalah penyakit yang disebabkan gigitan nyamuk pembawa virus Dengue. Penyakit ini menyebabkan gejala demam tinggi dan flu. Jika tidak ditangani dengan tepat DBD berisiko mengancam nyawa.
Dikutip dari pesan tertulis yang diterima dari RSUD Jampangkulon, DBD dapat dicegah melalui pemberantasan sarang nyamuk (PSN).
PSN dapat dilakukan dalam dua kali pengasapan insektisida atau fogging dalam jeda 1 minggu. Pengasapan dua kali ini bertujuan untuk membunuh jentik nyamuk yang tidak bisa dibasmi melalui fogging satu kali.
Metode PSN lain yang bisa dilakukan adalah dengan rutin menjalankan 3M-plus. Yaitu, menguras tempat penampungan air seminggu sekali, menutup rapat penampungan air, dan mendaur ulang barang yang berpotensi menjadi sarang Aedes Aegypti.
Kemudian langkah ‘plus’ nya yakni mengatur cahaya yang cukup di dalam rumah, memasang kawat anti nyamuk di lubang ventilasi, menabur bubuk abate di penampunamgan air yang sulit dikuras, menggunakan kelambu saat tidur, menanam tumbuhan pengusir nyamuk, dan menghentikan kebiasaan menggantung pakaian.
Selain cara di atas, pencegahan juga bisa dilakukan dengan mengenakan pakaian yang longgar agar. Gigitan nyamuk bisa menembus pakaian ketat. Sebagai perlindungan tambahan juga bisa dilakukan dengan penggunaan lotion anti nyamuk.
Redaktur: Mulvi Mohammad Noor












