Tips Jitu Cegah DBD Ala RSUD Jampangkulon

Senin, 25 Juli 2022 - 17:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – RSUD Jampangkulon membagikan tips untuk mencegah penyebaran dan penularan demam berdarah dengue (DBD). Pencegahan ini penting dilakukan terlebih kasus DBD di beberapa daerah di Jawa Barat tengah meningkat.

Demam berdarah adalah penyakit yang disebabkan gigitan nyamuk pembawa virus Dengue. Penyakit ini menyebabkan gejala demam tinggi dan flu. Jika tidak ditangani dengan tepat DBD berisiko mengancam nyawa.

Dikutip dari pesan tertulis yang diterima dari RSUD Jampangkulon, DBD dapat dicegah melalui pemberantasan sarang nyamuk (PSN).

PSN dapat dilakukan dalam dua kali pengasapan insektisida atau fogging dalam jeda 1 minggu. Pengasapan dua kali ini bertujuan untuk membunuh jentik nyamuk yang tidak bisa dibasmi melalui fogging satu kali.

Metode PSN lain yang bisa dilakukan adalah dengan rutin menjalankan 3M-plus. Yaitu, menguras tempat penampungan air seminggu sekali, menutup rapat penampungan air, dan mendaur ulang barang yang berpotensi menjadi sarang Aedes Aegypti.

Kemudian langkah ‘plus’ nya yakni mengatur cahaya yang cukup di dalam rumah, memasang kawat anti nyamuk di lubang ventilasi, menabur bubuk abate di penampunamgan air yang sulit dikuras, menggunakan kelambu saat tidur, menanam tumbuhan pengusir nyamuk, dan menghentikan kebiasaan menggantung pakaian.

Selain cara di atas, pencegahan juga bisa dilakukan dengan mengenakan pakaian yang longgar agar. Gigitan nyamuk bisa menembus pakaian ketat. Sebagai perlindungan tambahan juga bisa dilakukan dengan penggunaan lotion anti nyamuk.

Redaktur: Mulvi Mohammad Noor

Berita Terkait

Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak
Dihantam Botol dan Batu Gegara Uang, Misteri Kerangka di Hutan Jati Sagaranten Akhirnya Terpecahkan
BPBD Sukabumi Siapkan Mahasiswa IPB Jadi Perpanjangan Tangan Edukasi Kebencanaan di Sekolah
Ratusan Buruh ‘Kepung’ Kantor BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi Keluhkan Pencaloan Pencairan
Jangan Bangga dengan UNESCO, Wisata Sukabumi Perlu Sentuhan Nyata
RSUD Sekarwangi Kini Punya Cath Lab, Pasien Serangan Jantung Tak Lagi Harus Dirujuk ke Luar Sukabumi
Grundfos Foundation Bersama Wafaa Indonesia Resmikan Fasilitas Air Bersih dan Air Minum di Sukabumi
Disandingkan dengan Foto Orang Hilang, Akhirnya Misteri Kerangka di Sagaranten Terungkap

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:12 WIB

Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak

Kamis, 16 Juli 2026 - 22:33 WIB

Dihantam Botol dan Batu Gegara Uang, Misteri Kerangka di Hutan Jati Sagaranten Akhirnya Terpecahkan

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:42 WIB

BPBD Sukabumi Siapkan Mahasiswa IPB Jadi Perpanjangan Tangan Edukasi Kebencanaan di Sekolah

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:18 WIB

Jangan Bangga dengan UNESCO, Wisata Sukabumi Perlu Sentuhan Nyata

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:15 WIB

RSUD Sekarwangi Kini Punya Cath Lab, Pasien Serangan Jantung Tak Lagi Harus Dirujuk ke Luar Sukabumi

Berita Terbaru