Soal Isu Virus Corona, DPRD Kabupaten Sukabumi: Masyarakat Jangan Panik

Selasa, 3 Maret 2020 - 19:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Maraknya isu virus Corona mencuat di Sukabumi, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sukabumi, M Sodikin ST, menghimbau masyarakat untuk tidak panik.

“Diharapkan masyarakat untuk tidak panik tapi tetap siaga dan berhati – hati dalam kehidupan keseharian,” kata Sodikin kepada jurnalsukabumi.com, Selasa (3/3/2020).

Legislator Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut juga meminta kepada Pemerintah daerah, khususnya Dinas Kesehatan (Dinkes) dan dinas terkait lainnya untuk lebih aktif dalam pengawasan pasien di rumah sakit.

“Dan memberikan penyuluhan kepada masyarakat secara proporsional,” pungkasnya.

Dikabarkan sebelumnya, masyarakat dihebohkan dengan adanya isu bahwa di Rumah Sakit R Syamsudin SH (Bunut), Kota Sukabumi ada pasien yang diduga terjangkit virus corona, dan masuk dalam tahap pengawasan.

Saat diwawancari awak media, Wali Kota Sukabumi, Ahmad Fahmi mengatakan, sudah melakukan koordinasi antara Dinkes kota dan Kabupaten Sukabumi.

“Pertama ini pasien dari luar kota Sukabumi. Tetapi, kita tetap harus melakukan pemantauan terhadap keluarga dan orang – orang yang interaksi dengan korban yang meninggal,” ujar Fahmi.

Sampel darah dari korban yang meninggal sudah dikirim ke Litbangkes. Ditegaskan Fahmi, pihaknya sedang menunggu hasilnya seperti apa? Maksimal waktunya 14 hari ke depan.

Mengenai kabar yang beredar, Fahmi meminta masyarakat jangan panik. Pasalnya, sampai saat ini meyakini bahwa yang meninggal bukan karena virus corona.

“Dan masyarakat jangan terlalu mempercai pemberitaan – pemberitaan yang saat ini beredar dan Pemerintah siap dengan berbagai pelayanan untuk mengantisipasi hal ini,” tandasnya.

Reporter: Ruslan AG

Redaktur: Jon Digos

Berita Terkait

Polisi Ringkus Empat Pelaku Kasus Pengeroyokan Maut di Sukaraja, Dua Orang Masih Buron
Atasi Parkir Liar, Halaman Depan RSUD Palabuhanratu Disterilkan Petugas Gabungan
Viral Dugaan Pemerkosaan Anak di Parungkuda, Terduga Pelaku Sempat Diamuk Massa
Mahar Belum Terbayar, Nyawa Sudah Melayang: Tragedi Karyawan Minimarket di Jampangkulon
Mangkir dari Panggilan DPRD, 11 Perusahaan Tower Dinilai Lecehkan Pemkab Sukabumi
Muhasabah Aparatur DPRD Sukabumi, Sekwan Tekankan Integritas dan Tanggung Jawab Kerja
BK Lakukan Pendalaman Dugaan Pelanggaran Etik Anggota DPRD Kota Sukabumi
Bupati Sukabumi Asep Japar Lepas Jemaah Haji Kloter 13, Titip Doa untuk Kemajuan Kabupaten Sukabumi

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:49 WIB

Polisi Ringkus Empat Pelaku Kasus Pengeroyokan Maut di Sukaraja, Dua Orang Masih Buron

Selasa, 12 Mei 2026 - 15:38 WIB

Atasi Parkir Liar, Halaman Depan RSUD Palabuhanratu Disterilkan Petugas Gabungan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 23:55 WIB

Viral Dugaan Pemerkosaan Anak di Parungkuda, Terduga Pelaku Sempat Diamuk Massa

Jumat, 8 Mei 2026 - 12:39 WIB

Mahar Belum Terbayar, Nyawa Sudah Melayang: Tragedi Karyawan Minimarket di Jampangkulon

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:26 WIB

Mangkir dari Panggilan DPRD, 11 Perusahaan Tower Dinilai Lecehkan Pemkab Sukabumi

Berita Terbaru

RAGAM

DPPKB: Kampung KB Desa Kalibunder Jadi Pusat Perubahan

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:44 WIB