JURNALSUKABUMI.COM – Kerjasama apik antara BKKBN Jawa Barat dan Pemkab Sukabumi dalam mensosialisasikan pencegahan stunting perlu terus ditingkatkan. Sehingga penyebarannya bisa ditekan. Hal tersebut mendapat dukungan semua pihak termasuk salah satunya datang dari RSUD Jampangkulon.
“Harapan ke depan adalah bagaimana keluarga bisa menciptakan keluarga yang berkualitas, seperti calon pengantin wajib mengetahui apa yang direncanakan tentang keluarga dan menambah anak,”kata Direktur BKKBN Jawa Barat, Ahmad Taufik, S.Kom.
Pada bagian lain, Humas RSUD Jampangkulon, Lia Desty S.Psi, menyatakan, kedatangan Anggota DPR RI asal Partai Golkar, Hj. Dewi Asmara, sebagai kunjungan biasa. Legislator Dapil Kota dan Kabupaten Sukabumi, menyambangi RSUD Jampangkulon untuk menampung aspirasi masyarakat dan membagi-bagikan bingkisan berisi sembako.
“Kehadiran beliau, tidak membahas stunting di sini. Tapi kedatangannya untuk menampung aspirasi warga dan membagikan 50 buah goody bag bingkisan untuk warga dan tenaga kesehatan, kata lia, kepada jurnalsukabumi.com, Jumat (15/7/22).
Politisi senior itu juga menyempatkan berkeliling rumah sakit dan melihat fasilitas poli rawat jalan dari dekat.
Secara kebetulan jelasnya, pada 11 Juli 2022, RSUD Jampangkulon baru saja membuka poli anak nutrisi. “Bu Dewi sangat antusias saat berkunjung ke poli. Beliau sempat menyapa warga dan membagikan bingkisan kepada tenaga kesehatan,”ungkapnya.
Saat bersamaan, rumah sakit milik Pemprov Jabar tersebut, tengah menggelar sosialisasi percepatan penanggulangan stunting yang diinisiasi oleh BKKBN Jawa Barat dan Pemerintah Kabupaten Sukabumi.
Redaktur: Usep Mulyana












