Peternak Sapi di Subangjaya Bersyukur Dapat Bantuan Vaksinasi dari Pemerintah

Rabu, 29 Juni 2022 - 21:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Vaksinasi hewan ternak untuk sapi di Kota Sukabumi mulai disalurkan. Sebanyak 300 dosis vaksin untuk 300 ekor sapi diberikan bertahap dalam tiga hari mulai 27-29 Juni 2022.

Salah satu pemilik ternak sapi di Kota Sukabumi, Nasir Bajri (47), menuturkan dirinya merasa terbantu dengan pemberian vaksin dari pemerintah. Nasir mengaku, semenjak kabar virus PMK merebak penjualan ternak sapi miliknya menurun drastis.

“Ini terbantu untuk peternak ya, soalnya kalau tidak ada vaksin seperti ini peternak merasa rugi. Apalagi sapi perah yang rentan, yang setiap hari kita peras, yang setiap hari kita minum susunya, kalau tidak divaksin khawatir lebih bahaya,” ucap Nasir seusai kegiatan vaksin hari ketiga, Rabu (29/6/2022).

Nasir berharap pemberian vaksin tersebut dapat meningkatkan kesehatan sapi miliknya. Sementara, dalam menjaga peternakannya sebelum diberi vaksin Nasir hanya mengandalkan kebersihan kandang yang diperketat, dan tidak mendatang sapi tambahan dari luar daerah.

“Kalau vaksin mandiri juga kita bingung mau dikasih vaksin apa, kan kita gak tahu. Karena harus melalui penelitian,” jelas dia.

Nasir menuturkan, akibat dari wabah PMK tersebut dia mengaku penjualan sapi, khususnya untuk penjualan kurban Idul Adha tahun ini mengalami penurunan cukup drastis. Bahkan, jika dibandingkan dengan saat pandemi.

“Karena memang kekhawatiran masyarakat, sampai hari ini belum ada yang beli untuk sapi. Yang nawar sampai hari ini belum ada. Orang masih merasa ketakutan dengan kasus PMK ini,” ungkapnya.

Penurunan penjualan tersebut, lanjut dia, jika dipersentasekan sekitar 70-75 persen. Bahkan, hingga kurang dari dua minggu menuju Idul Adha, Nasir mengaku belum ada sapi terjual sama sekali untuk kurban.

“Biasanya dari awal, begitu selesai syawal itu biasanya udah ada yang terjual. Tapi sampai sekarang belum ada. Dengan adanya wabah PMK ini. Sampai hari ini, yang nanya pun belum ada. Masih mending waktu covid, masih ada penjualan” tandasnya.

Reporter: Fira Alfi Syahrin | Redaktur: Mohammad Noor

Berita Terkait

KONI Kota Sukabumi Pantang Menyerah, Atlet Tetap Diberangkatkan ke Porprov Meski Anggaran Tak Pasti
DPPKB: Kampung KB Desa Kalibunder Jadi Pusat Perubahan
APPMBGI Sukabumi Tegaskan Temuan MBG Bukan Kegagalan, Tapi Proses Pembenahan Sistem
Pisah Sambut Dandim 0607, Wabup Sukabumi Perkuat Sinergi TNI dan Pemda
PEPABRI Kota Sukabumi Gaungkan Semangat Persatuan di Momen HUT PERIP
Dukung PSN Tol Bocimi Seksi 3, Sinergi CV Alfarizky dan Warga Gunungguruh Tuai Apresiasi
Spirit Palabuhanratu: Mengawal MBG sebagai Jalan Kedaulatan Ekonomi dan Investasi Langit Sukabumi
Sulap Pekarangan Jadi Sumber Pangan, Sukabumi Factory Ajari Warga Bertani

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 13:23 WIB

KONI Kota Sukabumi Pantang Menyerah, Atlet Tetap Diberangkatkan ke Porprov Meski Anggaran Tak Pasti

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:44 WIB

DPPKB: Kampung KB Desa Kalibunder Jadi Pusat Perubahan

Kamis, 14 Mei 2026 - 09:06 WIB

Pisah Sambut Dandim 0607, Wabup Sukabumi Perkuat Sinergi TNI dan Pemda

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:33 WIB

PEPABRI Kota Sukabumi Gaungkan Semangat Persatuan di Momen HUT PERIP

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:50 WIB

Dukung PSN Tol Bocimi Seksi 3, Sinergi CV Alfarizky dan Warga Gunungguruh Tuai Apresiasi

Berita Terbaru

OPINI

Pelemahan Rupiah dan Mendesaknya Penetapan RUU Migas

Sabtu, 16 Mei 2026 - 12:57 WIB

RAGAM

DPPKB: Kampung KB Desa Kalibunder Jadi Pusat Perubahan

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:44 WIB