Mayat Bayi Ditemukan Mengambang di Sungai Cimandiri Baros dengan Ari-ari Masih Menempel

Rabu, 29 Juni 2022 - 17:59 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Warga Jayamekar, Kecamatan Baros, Kota Sukabumi digegerkan dengan penemuan sesosok mayat bayi di Sungai Cimandiri. Bayi diduga dibuang sesaat setelah dilahirkan, terlihat dari ari-ari yang masih menempel.

Lokasi penemuan mayat tepat berada di belakang Makam Astana Tespong, pada Rabu (29/6/2022) siang. Mayat bayi tersebut ditemukan oleh seorang pekerja rongsokan.

Kapolsek Baros, Kompol Heri Hermawan, membenarkan kejadian penemuan mayat bayi tersebut. Dia menuturkan, jenazah bayi itu berjenis kelamin wanita dan ditemukan dengan kondisi ari-ari masih menempel.

“Diperkirakan berumur satu hari dengan kondisi ari-ari masih menempel,”

Heri menerangkan, mayat bayi tersebut ditemukan oleh seorang pekerja rongsok saat melakukan pekerjaan di sekitar sungai Cimandiri.

“Sekira jam 08.00 Wib saksi keluar rumah untuk melakukan pekerjaan sehari-hari mencari ikan dan rongsokan di Sungai Cimandiri. Kemudian, sekitar jam 12.00 WIB di belakang makam astana Tespong dia melihat benda yang mengapung seperti boneka,” tutur Heri.

Lanjut Heri, pada saat hendak diambil ternyata benda yang mengapung tersebut merupakan jenazah bayi.

“Kemudian saksi pertama memberitahukan penemuan tersebut ke saksi kedua dan melaporkan ke Polsek Baros,” terang dia.

Dia menambahkan, kejadian tersebut telah ditangani oleh Reskrim Polsek Baros, dan Sat Reskrim Polres Sukabumi Kota bersama Inafis Polres Sukabumi Kota.

“Dalam prosesnya, kita sudah evakuasi jenazah korban, dan membawanya ke rumah sakit,” tandasnya.

Reporter: Fira Alfi Syahrin | Redaktur: Mulvi Mohammad Noor

Berita Terkait

Sejumlah Negara ASEAN Sepakat Lindungi Karya Jurnalistik dari Eksploitasi Platform Digital dan AI
Terima Aset Rampasan KPK Rp1,94 Miliar, Bupati Sukabumi: Ini Amanah
Buaya 70 Kg Terjerat Jaring di Sungai Cibubuay, Warga Simpenan Sebut Ada Buaya Kedua
Dikenal Kerap Isi Pengajian, Pria di Nyalindung Sukabumi Diduga Cabuli 7 Anak
Nelayan Temukan Jasad Mengapung, Ternyata Pelajar Hilang Terseret Ombak 4 Hari Lalu
Bukan Pelanggan! Sanca 3 Meter Tiba-tiba Kagetkan Pemilik Warung di Palabuhanratu 
Pengerukan Tanah Merah Belum Berizin Kembali Disorot, BEM PTNU Desak Penghentian Sementara!
Wabup Andreas Pantau Dampak Cuaca Ekstrem di Cicurug, Pemkab Sukabumi Perkuat Penanganan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 21:23 WIB

Sejumlah Negara ASEAN Sepakat Lindungi Karya Jurnalistik dari Eksploitasi Platform Digital dan AI

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:55 WIB

Terima Aset Rampasan KPK Rp1,94 Miliar, Bupati Sukabumi: Ini Amanah

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:35 WIB

Buaya 70 Kg Terjerat Jaring di Sungai Cibubuay, Warga Simpenan Sebut Ada Buaya Kedua

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:42 WIB

Dikenal Kerap Isi Pengajian, Pria di Nyalindung Sukabumi Diduga Cabuli 7 Anak

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Nelayan Temukan Jasad Mengapung, Ternyata Pelajar Hilang Terseret Ombak 4 Hari Lalu

Berita Terbaru