Dispar dan Disnaker Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kreatif Pasca Covid-19

Sabtu, 18 Juni 2022 - 16:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Dinas Pariwisata dan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Sukabumi, mendorong tingkat pertumbuhan ekonomi kreatif bagi pelaku usaha pasca menurunnya penyebaran Covid-19. Hal itu, disampaikan Nasrudin, mewakili Kadispar dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) dengan mengusung tema “Ekonomi Bangkit Masyarakat Sejahtera” di Podium lapangan Cangehgar Palabuhanratu. Sabtu (18/6/22)

Dia menyampaikan, sesuai dengan surat edaran Bupati Sukabumi dua bulan yang lalu, bahwa pelaku usaha jasa akomodasi dan para pelaku destinasi pariwisata (DPW) untuk dapat membantu memasarkan produk ekonomi kreatif di Kabupaten Sukabumi

“Dengan tumbuhnya ekonomi kreatif dapat menjadi salah satu pemantik pertumbuhan ekonomi pasca covid-19,”kata Nasrudin.

Lanjut dia, tujuan daripada surat edaran tersebut untuk mengembangkan produk Kabupaten Sukabumi. Kendati demikian apabila produk lokal dibeli oleh para wisatawan maka akan cepat dikenal oleh khalayak, baik itu kulinernya ataupun kerajinan

“Ada 17 sub sektor ekonomi di Kabupaten Sukabumi. Dari ke-17 sektor tersebut, hanya beberapa sektor yang telah berjalan, misalnya sub sektor kuliner dan sub kriya, karena itu dengan hadirnya forum ini sektor-sektor lain bisa dikembangkan,”tegasnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Disnakertrans, Forkopimcam Palabuhanratu serta tamu undangan lainnya

Sementara itu, Ketua Forum Penggiat Ekonomi Kreatif dan Pariwisata Zaenal Arifin mengatakan, Rakor tersebut bertujuan untuk pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-19 di Kabupaten Sukabumi

“Ketika ekonomi masyarakat dikembangkan dan diberdayakan dengan baik, maka Kabupaten Sukabumi ekonominya akan meningkat dan masyarakatnya pun sejahtera,” ucapnya

Pada sisi.lain, Kabupaten Sukabumi memiliki banyak potensi ekonomi kreatif yang dapat dikembangkan, baik dari hasil  laut maupun kerajinan. Hal itu menjadi salah satu momentum yang dapat dikembangkan dengan proyeksi produk lokal bisa diterima di pasar nasional

“Dengan adanya Forum ini semoga ke depan, para pelaku ekonomi kreatif di Kabupaten Sukabumi bisa berkembang dan juga diharapkan dukungan dari semua stakeholder terkait,”ungkapnya.

Zenal berharap, mudah-mudahan dengan diadakannya rakor tersebut bisa memberikan solusi bagi anggota Forum Penggiat Ekonomi Kreatif dan Pariwisata Kabupaten Sukabumi.

Redaktur: Usep Mulyana

Berita Terkait

Tahara BPR Sukabumi Cicurug Tetap Jadi Primadona
BPR Sukabumi Buka Pendaftaran Tabungan Hari Raya, 25 Maret–24 April
Ini Linknya! Buku Panduan Ternak Ayam Petelur Cage-Free Bisa Jadi Acuan Strategi Bisnis Peternak
BPR Sukabumi Umumkan Pelayanan Oprasinoal Tutu Selama Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahu 2026
Gerakan Pangan Murah Polres Sukabumi Diserbu Masyarakat
Pasar Murah Polres Sukabumi Kota di Gedung Juang Diserbu Warga, Harga di Bawah HET
THR 2026 Wajib Dibayar Paling Lambat H-7 Lebaran, Ini Kata Disnakertrans!
Bazar Kuliner Ramadan 1447 H di Cisaat Catat Perputaran Uang Rp211 Juta

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 19:17 WIB

Tahara BPR Sukabumi Cicurug Tetap Jadi Primadona

Rabu, 8 April 2026 - 13:26 WIB

BPR Sukabumi Buka Pendaftaran Tabungan Hari Raya, 25 Maret–24 April

Jumat, 27 Maret 2026 - 14:36 WIB

Ini Linknya! Buku Panduan Ternak Ayam Petelur Cage-Free Bisa Jadi Acuan Strategi Bisnis Peternak

Sabtu, 14 Maret 2026 - 21:30 WIB

BPR Sukabumi Umumkan Pelayanan Oprasinoal Tutu Selama Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahu 2026

Jumat, 13 Maret 2026 - 18:50 WIB

Gerakan Pangan Murah Polres Sukabumi Diserbu Masyarakat

Berita Terbaru

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777