RSUD R Syamsudin Kembangkan Pelayanan Pasca Persalinan Caesar Melalui ERACS 

Selasa, 14 Juni 2022 - 16:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – RSUD R Syamsudin SH (RS Bunut) kini menyediakan pelayan baru untuk perawatan persalinan metode caesar, dengan tambahan perawatan yang disebut ERACS (Enhanced Recovery After Caesarean Surgery) atau Peningkatan Pemulihan Setelah Operasi Caesar.

Pelayanan tambahan untuk persalinan caesar tersebut sudah ada sejak awal tahun 2022. Hal itu diungkapkan oleh Case Manager Informasi dan Keluhan, Bidang Humas RSUD R Syamsudin SH, dr. Rizky Ramadhan Noor Wahyudin.

Rizky menjelaskan, untuk pasien yang ingin mendapatkan layanan ERACS tersebut dapat berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter spesialis kandungan atau Obgyn.

“Awal tahun 2022 untuk di Bunut sendiri, mekanisme untuk mendapatkannya yaitu dengan cara konsultasi dengan dokter kandungan masing-masing.  Karena tidak semua pasien dapat dilakukan metode tersebut,” ujar Rizky.

Lanjut Rizky, pengecualian tersebut bisa terjadi pada pasien dengan keluhan seperti terdapat riwayat penyakit diabetes melitus, dan pasien dengan hipertensi. “Kemungkinan tidak bisa dilakukan metode ERACS,” jelas dia.

Lebih lanjut ia menambahkan, adapun perbedaan antara menggunakan ERACS dan tidak yaitu penyembuhan dengan metode ERACS yang lebih cepat. Waktu rawatnya pun bisa lebih singkat.

“Sedangkan untuk biaya, pelayanan perawatan ini juga dicover BPJS, untuk kasus-kasus sc elektif atau direncanakan sesuai indikasi,” tutur dia.

Rizky menambahkan, dengan metode ini ibu yang menjalani persalinan secara caesar akan lebih nyaman, seperti dua jam pasca operasi pasien sudah bisa duduk.

Kemudian, enam jam setelah setelah operasi sudah bisa buang air kecil (BAK) sendiri tanpa kateter. Melalui metode tersebut, akan membuat pasien lebih cepat pulih. Maksimal 24 jam pasca operasi, pasien bisa pulang ke rumah dengan buah hatinya.

Reporter: Fira Alfi Syahrin | Redaktur: Mohammad Noor

Berita Terkait

Sukabumi Menggugat! Massa Desak Ayep Zaki Mundur dari Kursi Wali Kota
Diberi Tenggat 30 Hari, Massa Aksi 2.6.26 Layangkan Gugatan untuk Ayep Zaki
Puncak Arus Balik Iduladha, Kemacetan di Cibadak Mengular hingga Jalur Alternatif Nagrak
Pancasila di Tengah Tantangan Zaman, Pesan Bupati Sukabumi untuk Generasi Muda
DP3A Sukabumi Dorong Generasi Bebas Diskriminasi Melalui Program Cager
PLN UP3 Sukabumi Salurkan 6 Sapi dan 1 Kambing Kurban, Ribuan Warga Rasakan Manfaat Idul Adha
Kepergok di Vila Kosong, Terduga Pencuri Nyaris Diamuk Massa di Parungkuda
Kades di Sukabumi Jadi Tersangka Dugaan Penipuan Proyek Desa, Korban Rugi Puluhan Juta Rupiah

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 17:50 WIB

Sukabumi Menggugat! Massa Desak Ayep Zaki Mundur dari Kursi Wali Kota

Selasa, 2 Juni 2026 - 13:38 WIB

Diberi Tenggat 30 Hari, Massa Aksi 2.6.26 Layangkan Gugatan untuk Ayep Zaki

Senin, 1 Juni 2026 - 15:10 WIB

Puncak Arus Balik Iduladha, Kemacetan di Cibadak Mengular hingga Jalur Alternatif Nagrak

Senin, 1 Juni 2026 - 12:57 WIB

Pancasila di Tengah Tantangan Zaman, Pesan Bupati Sukabumi untuk Generasi Muda

Senin, 1 Juni 2026 - 12:14 WIB

DP3A Sukabumi Dorong Generasi Bebas Diskriminasi Melalui Program Cager

Berita Terbaru