JURNALSUKABUMI.COM – Evakuasi truk tangki pengangkut kapur curah yang terguling di Kampung Pamuruyan, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi belum berhasil. Dua kendaraan jenis crane tidak mampu mengangkat truk yang bermuatan 30-40 ton kapur curah.
Pantauan di lokasi, evakuasi dimulai sekitar pukul 22.00 WIB, Senin (30/5/2022). Evakuasi dilakukan dengan berbagai cara.
Truk ditarik menggunakan tali sling. Namun tali sling tersebut tidak bisa mengangkat truk, hingga dua kali berturut-turut putus.
“Selama tiga jam lebih evakuasi truk terguling dilakukan oleh petugas kepolisian dengan melibatkan dua unit kendaraan jenis crane, namun tidak membuahkan hasil (evakuasi gagal). Karena tali sling dua kali berturut-turut putus saat menarik badan truk yang berisi kapur curah sebanyak 30-40 ton,” ujar warga sekitar Aam kepada awak media.
Dikatakannya, selama evakuasi truk dimulai, aliran listrik padam hingga jalan nasional di tutup sementara. Namun sayangnya tidak membuahkan hasil. Posisi truk masih terguling dengan posisi nyaris menutupi badan jalan.
“Padahal sejak evakuasi aliran listrik di area pemukiman lokasi dipadamkan dan ruas jalan nasional ditutup sementara. Namun tetap tidak membuahkan hasil atau gagal di evakuasi dengan posisi badan truk terguling menutupi badan jalan,” ujarnya.
Reporter: Ifan | Redaktur: Mohammad Noor












