Longsor Terjang Sukabumi Selatan, BPBD Paparkan Faktor Bencana, Apakah Dampak Penambang Ilegal?

Senin, 24 Februari 2020 - 08:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Bencana longsor yang melanda wilatah Sukabumi Selatan, diantaranya Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Kabupaten Sukabumi memaparkan berbagai faktor, mulai dari cuaca ekstrim, konstur tanah hingga kerusakan alam lainnya.

“Untuk pemetaan faktor yang kami kaji adalah, kodisi area yang curam hingga kemiringan 45 derajat, tanah yang labil, dan air hujan yang intensitasnya tinggi dan lama, sehingga meggerus tanah,” ungkap Eka Widiaman Kasi Kedaruratan BPBD Kabupaten Sukabumi, kepada jurnalsukabumi.com.

Menurut Eka, selain longsor yang menerjang, juga banjir yang diakibatkan oleh pendangkalan, yakni di Desa Mekarsakti membuat air meluap dan memasuki pemukiman dan jalan utama warga.

“Pendangkalan sungai pun membuat banjir dan meluap sungai tersebut. Ditambah air laut yang pasang membuat aliran sungai tersendat,” tandasnya.

Saat ditanya, soal apakah penambang ilegal menjadi bagian faktor bencana. Pasalnya keberadaan penambang emas ilegal berada di atas bukit sejumlah desa yang longsor.

“Kami tidak menduga sejauh itu. Namun sejumlah kemungkinan bisa saja terjadi akibat penambang ilegal tersebut,” pungkasnya.

Reporter: Hendi

Redaktur: FK Robbi

Berita Terkait

Maling Motor Siang Bolong, Pria Diamuk Massa di Warungkiara
Hergun Sosialisasikan Program Strategis ATR/BPN di Cisolok Sukabumi
Stop Kriminalisasi: Kuasa Hukum Minta dr. Silvi Apriani Dibebaskan, Kasus Dinilai Bukan Pidana
8 Tersangka Korupsi Kredit Fiktif Bank Plat Merah Ditahan, Kerugian Capai Rp2,6 Miliar
Momentum K3 Sedunia, Polres Sukabumi Perkuat Soliditas Jelang May Day
Kasus Food Tray MBG Disidangkan, Terdakwa: Ini Sengketa Bisnis, Bukan Pidana
Kasus Food Tray MBG Bergulir, Kuasa Hukum Nilai Eksepsi Terdakwa Tidak Memenuhi Unsur Pidana
Tasyakuran HBP ke-62, Lapas Sukabumi Tegaskan Komitmen Kerja Nyata dan Pelayanan Prima

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 18:35 WIB

Maling Motor Siang Bolong, Pria Diamuk Massa di Warungkiara

Rabu, 29 April 2026 - 20:14 WIB

Stop Kriminalisasi: Kuasa Hukum Minta dr. Silvi Apriani Dibebaskan, Kasus Dinilai Bukan Pidana

Selasa, 28 April 2026 - 21:41 WIB

8 Tersangka Korupsi Kredit Fiktif Bank Plat Merah Ditahan, Kerugian Capai Rp2,6 Miliar

Selasa, 28 April 2026 - 15:17 WIB

Momentum K3 Sedunia, Polres Sukabumi Perkuat Soliditas Jelang May Day

Selasa, 28 April 2026 - 15:02 WIB

Kasus Food Tray MBG Disidangkan, Terdakwa: Ini Sengketa Bisnis, Bukan Pidana

Berita Terbaru

HEADLINE

Maling Motor Siang Bolong, Pria Diamuk Massa di Warungkiara

Kamis, 30 Apr 2026 - 18:35 WIB

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777