Sosialisasi HIV/AIDS, RSUD Jampangkulon Gelar Roadshow Kesehatan di Kampus UMMI

Kamis, 26 Mei 2022 - 15:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Rumah Sakit Umum Daerah Jampangkulon menggelar roadshow kesehatan di Kampus Universitas Muhammadiyah Sukabumi, Selasa (24/5/2022) Road show tersebut diselenggarakan dengan membawa misi sosialidasi HIV/AIDS.

Informasi yang diterima jurnalsukabumi.com, roadshow diikuti 38 orang peserta mahasiswa. Adapun narasumber dari kegiatan tersebut adalah Dokter Nurmayasari dari RSUD Jampangkulon.

Dalam paparannya, Nurmayasari menjelaskan salah satu isu terkait HIV yang cukup penting yakni tentang diskriminasi. Pemerintah melalui Permenkes Nomor 21 Tahun 2013 tentang penanggulangan HIV memiliki tujuan 3 Zero pada 2030. Zero discrimination atau nol diskriminasi menjadi salah satunya, selain zero new HIV Infection dan Zero AIDS related death.

Upaya tenaga kesehatan dan pemerintah dalam mewujudkan zero diskriminasi terhadap pengidap HIV/AIDS terbilang cukup serius. Dalam pemaparan dokter Nurmayasari dijelaskan dikriminasi tersebut bisa dikenakan pidana yang diatur dalam perda. Ancaman hukumannya enam bulan kurungan, atau denda maksimal Rp 50 juta.

Selain itu para peserta mendapatkan penjelasan berbagai hal mengenai HIV/Aids. Dijelaskan bahwa HIV atau Human Immunodeficiency Virus adalah virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh. Menyebabkan orang yang terserang menjadi sering sakit dan rentan tertular penyakit.

Sementara AIDS adalah sindrome yang menurunkan kekebalan tubuh dan disebabkan HIV. Akibatnya tubuh tak dapat memerangi penyakit.

Dijelaskan pula bahwa orang terinfeksi HIV biasanya tidak menunjukan gejala dalam kurun waktu 5-10 tahun. Namun saat AIDS berkembang, ada beberapa gejala yang muncul.

Diantaranya pembengkakan pada leher, kehilangan berat badan secara drastis, penyakit kulit yang tak kunjung sembuh, demam, batuk terus menerus, dan diare berkelanjutan.

HIV menular melalui hubungan seks, darah terinfeksi, penggunaan jarum suntik terinfeksi HIV, dan penularan dari ibu ke bayi.

Ditegaskan pula bahwa HIV tidak menular melalui sentuhan, gigitan nyamuk, sharing alat makan, dan sebagainya.

Pencegahan HIV/AIDS dapat dilakukan dengan cara tidak melakukan seks bebas, pemeriksaan pada darah donor, penggunaan alat suntik sekali pakai, dan hindari perbuatan yang membuat lupa diri. Misalnya mabuk-mabukan atau mengkonsumsi narkotika.

Redaktur: Mohammad Noor

 

Berita Terkait

Proyek Jalan Baros–Sagaranten Disorot, Bina Marga Jabar Tegaskan Masih Tahap Pengerjaan
Momentum Hari Kartini, Hergun: Emansipasi Adalah Pilar Kesejahteraan Keluarga
RSUD Sekarwangi Perkuat Mutu Layanan Kesehatan Lewat Kolaborasi Antar Rumah Sakit
Ketua SMSI Sukabumi Raya Kecam Dugaan Intimidasi Kurir oleh Oknum Mengaku Wartawan
Dewan Teddy Setiadi Tekankan Disiplin dan Peran Nyata LSM di Tengah Masyarakat
LSM Gapura Desak Kejari Periksa Proyek Air Minum ‘Bobrok’ di Caringin
Banjir Luapan Sungai Rendam 20 Rumah di Cibadak
DPPKB Kabupaten Sukabumi Gelar Jambore Kader IMP, Perkuat Program Bangga Kencana

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 17:19 WIB

Proyek Jalan Baros–Sagaranten Disorot, Bina Marga Jabar Tegaskan Masih Tahap Pengerjaan

Senin, 20 April 2026 - 15:51 WIB

Momentum Hari Kartini, Hergun: Emansipasi Adalah Pilar Kesejahteraan Keluarga

Minggu, 19 April 2026 - 21:48 WIB

Ketua SMSI Sukabumi Raya Kecam Dugaan Intimidasi Kurir oleh Oknum Mengaku Wartawan

Minggu, 19 April 2026 - 13:47 WIB

Dewan Teddy Setiadi Tekankan Disiplin dan Peran Nyata LSM di Tengah Masyarakat

Minggu, 19 April 2026 - 13:05 WIB

LSM Gapura Desak Kejari Periksa Proyek Air Minum ‘Bobrok’ di Caringin

Berita Terbaru

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777