JURNALSULABUMI.COM – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, Ada Suryaman turut mengulas makna peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) yang kini memasuki ke-114.
Menurutnya, yang perlu diteladani yakni memahami esensi sejarah Kebangkitan Nasional pada tanggal 20 Mei 1948.
“Sehingga, Presiden Soekarno menetapkan hari lahirnya perkumpulan Boedi Oetomo sebagai Hari Bangkitnya Nasionalisme Indonesia,” ulasnya.
Seperti apa yang disampaikan dalam peringatan Harkitnas 2022 oleh Sekjen Kemendes, Taufik Majid saat membacakan sambutan Menteri Kominfo RI secara virtual, ia menerangkan, semangat persatuan yang digagas oleh Boedi Oetomo diharapkan menjadi spirit dalam menghimpun kekuatan dan mencegah perpecahan bangsa.
“Kita ketahui Boedi Oetomo adalah organisasi pertama di Indonesia yang bersifat nasional dan modern dalam sejarah pergerakan kemerdekaan,” terangnya.
Pertama, didirikan oleh Dr. Sutomo beserta para mahasiswa School tot Opleiding van Indische Artsen (STOVIA) pada tahun 1908; Boedi Oetomo lahir untuk mengejar ketertinggalan bangsa Indonesia dari bangsa-bangsa lain.
“Organisasi ini mampu menyatukan pergerakan di Indonesia dari yang bersifat kedaerahan menjadi nasional dengan tujuan akhir kemerdekaan,” tambahnya.
Lanjut Ade, masih dalam sambutan Menteri Kominfo, menekankan bahwa semangat Boedi Oetomo masih relevan untuk dikontekstualisasikan pada kehidupan berbangsa saat ini.
“Di tengah krisis pandemi Covid-19 dan kondisi ekonomi global serta geopolitik yang tidak stabil, semua komponen bangsa patut memaknai kebangkitan nasional sebagai upaya kolektif bangsa untuk memperkuat persatuan bangsa,” tandasnya.
Redaktur: Ujang Herlan












