JURNALSUKABUMI.COM – Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi, Muhamad Yusuf kembali melaksanan reses kedua tahun anggaran 2022. Tiga titik lokasi reses dilaksanakan secara estafet di mulai tanggal 18-20 Mei ini.
Politisi Partai PKS asal daerah pemilihan (dapil) II Kabupaten Sukabumi ini mengatakan, reses digelar dimulai dari Desa Tenjolaya, Kecamatan Cicurug, Desa/ Kecamatan Ciambar dan Desa Babakanjaya, Kecamatan Parungkuda.
“Seperti biasa, reses merupakan salah satu tugas wakil rakyat dalam menampung dan menyerap aspirasi masyarakat,” ujar M. Yusuf kepada jurnalsukabumi.com, Jumat (20/05/2022).
Lanjut dia, dari hasil tiga titik lokasi ini aspirasi yang ditampung didominasi mengenai harapan akan perhatian pemerintah dalam peningkatan sarana pra sarana (sapras) pendidikan anak usia dini (PAUD).
“Kebetulan tepatnya di Desa Ciambar, reses diikuti bersama perangkat desa, Himpaudi, penilik sekolah dan perwakilan dari 30 PAUD se Kecamatan Ciambar.
“Keluhan hampir seluruh penyelenggara PAUD di Kecamatan Ciambar belum memiliki gedung belajar mandiri. Saat ini banyak yang menumpang di posyandu dan rumah warga,” kata M. Yusuf.
Selain itu, kesejahteraan tenaga pendidik juga sangat tidak layak, jauh dari harapan. Tambahan insentif daerah yang diberikan hanya Rp 100 ribu perbulan yang dikeluarkan setiap 3 bulan itu pun terpotong dengan biaya administrasi bank.
“Mereka mengharapkan agar ada kenaikan honorarium yang memadai. Serta BOP biaya operasional sekolah yang nilainya harus diperhatikan lebih kembali ke depannya. Dan semua aspirasi ini Insya Allah saya akan dorong ke pemerintah daerah,” tutup Yusuf.
Redaktur: Ujang Herlan












