Gelombang Tinggi Menerjang Pantai Selatan, Kadispar Imbauan Agar Tidak Berenang

Kamis, 19 Mei 2022 - 16:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Sukabumi, Sigit Widarmadi mengimbau wisatawan untuk tidak berenang di kawasan pesisir Pantai Selatan Sukabumi, karena beberapa hari ini gelombang laut meninggi.

“Himbauan wisatawan agar mewaspadai adanya gelombang tinggi dan tidak boleh berenang di pesisir pantai,” ujar Sigit Widarmadi kepada jurnalsukabumi.com, Kamis (19/5/22).

Sebab, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperingatkan potensi terjadinya gelombang tinggi antara 2,5 hingga 4 meter di laut selatan Jawa Barat .

“Tidak hanya wisatawan, bagi para penguasa yang berada di pesisir agar terus mewaspadai hal ini, agar tidak terjadi hal hal yang tidak diinginkan,” terangnya.

Dinas pariwisata pun sudah memberikan peringatan di setiap titik tertentu yang dinilai rawan terjadinya kecelakaan di seputar objek wisata sukabumi.

“Imbauan melalui banner dengan bertuliskan dilarang berenang di sepanjang pantai berbahaya sudah dilakukan, Semoga tidak ada korban dan tidak menimbulkan kerusakan akibat gelombang tinggi ini,” tandasnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

PENYU Cari Lokasi Ideal, Gadobangkong hingga Citepus Dibidik Jadi Kawasan Baru Mangrove
8 Tahun Padjadjaran Anyar, Dari Nyukcruk Galur hingga Menjaga Warisan Karuhun
Desa Wisata Tegallega Disiapkan Jadi Magnet Baru Pariwisata Sukabumi Selatan
Tantri Kotak Puji Antusias Penonton Geopark Ciletuh, Insiden Pelukan Jadi Pengingat Soal Keamanan
Jangan Bangga dengan UNESCO, Wisata Sukabumi Perlu Sentuhan Nyata
DPRD Dorong Syukuran Nelayan Ciwaru Jadi Penggerak Ekonomi dan Pelestarian Budaya Pesisir Sukabumi
Lihat Laut dari Dalam, Komunitas PENYU Sukabumi Buka Kelas Try Scuba untuk Pemula
447 Tahun Tak Lekang Zaman, Seren Taun Ciptamulya Masih Bertahan di Tengah Modernisasi

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 15:29 WIB

PENYU Cari Lokasi Ideal, Gadobangkong hingga Citepus Dibidik Jadi Kawasan Baru Mangrove

Senin, 27 Juli 2026 - 18:46 WIB

8 Tahun Padjadjaran Anyar, Dari Nyukcruk Galur hingga Menjaga Warisan Karuhun

Sabtu, 25 Juli 2026 - 10:32 WIB

Desa Wisata Tegallega Disiapkan Jadi Magnet Baru Pariwisata Sukabumi Selatan

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:56 WIB

Tantri Kotak Puji Antusias Penonton Geopark Ciletuh, Insiden Pelukan Jadi Pengingat Soal Keamanan

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:18 WIB

Jangan Bangga dengan UNESCO, Wisata Sukabumi Perlu Sentuhan Nyata

Berita Terbaru