JURNALSUKABUMI.COM – Dinas Pertanian (Distan) bersama Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) Kabupaten Sukabumi menggelar panen raya padi di lahan seluas 4,5 hektare di Desa Cihanyawar, Kecamatan Nagrak, Sabtu (14/05/2022).
Panen raya jenis varietas padi unggul garapan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Bina Mukti Terpadu ini menghasilkan belasan ton. Dimana, perhektarnya mampu memproduksi 6,7 ton padi.
Kadistan Kabupaten Sukabumi, Thendy Hendrayana didampingi Kabid Tanaman Pangan dan Hortikultura, Deni Ruslan mengatakan, Kabupaten Sukabumi merupakan salah satu wilayah penghasil padi. Tetkala, pandemi Covid-19 atau virus corona yang melanda Indonesia tidak menghalangi petani melakukan panen.

“Alhamdulilah, kita merupakan salah satu daerah sentra produksi penghasil padi. Bahkan, saat Covid-19 kita terus surplus dan trend kita naik 15% sehingga mampu membantu ketahanan pangan,” ujar Thendy kepada jurnalsukabumi.com.
Lanjut dia, untuk panen raya saat ini seluas 4,5 hektare dari 45 hektare lahan pesawahan Gapokatan dan menghasilkan 6,5 ton perhekterenya. Hal ini merupakan hasil yang sangat baik dan dimohon untuk dipertahankan. Bahkan, pesan untuk para Kepala Desa untuk memaksimalkan dana desa (DD) 20% untuk mendorong ketahanan pangan di wilayahnya.
“Ini sudah cukup bagus, tinggal dikembangkan melalui program Indeks pertanaman (IP) 400. Atau bisa empat kali penanaman dalam setahun sehingga akan melakukan panen 4 kali dalam setahun,” terang Thendy saat didampingi Camat Nagrak, Sabar Suko.
Sementara itu, Ketua KADIN Kabupaten sukabumi, Tresna Wijaya alias Kang Aconk mengaku, panen raya ini merupakan salah satu bentuk keberhasilan dari para gapoktan binaanya. Meskipun, masih belum dimaksimalkan dengan sarana atau fasilitas pendukung pertanian yang lebih mederen.
“Syukur alhamdulilah, dengan adanya panen raya ini mampu mendorong sandang pangan masyarakat. Kita juga sudah menggunakan pola tana monokultural, artinya tidak hanya menanam satu jenis tanaman saja, melainkan dikembangkan dengan berbagai jenis tanaman lainnya,” terangnya.
Masih kata Kang Aconk, terkait program lanjutan yang bakal diterapkan yakni menggunakan pola IP400, pihaknya tinggal mempersiapkan beberapa tahapan lagi dan ini dipastikan bakal terealisasi.
“Untuk program IP400 kami optimis bakal terwujud. Tinggal ada sokongan fasilitas pertanian pemerintah seperti traktor dan pembenahan irigasi ke lahan pertanian. Karena menjadi faktor pemicu mendorong pertanian lebih maju lagi,” tandasnya.
Sebelumnya, panen raya dibuka langsung oleh Kadistan Kabupaten Sukabumi, Thendy Hendrayana didampingi Kabid Tanaman Pangan dan Hortikultura, Deni Ruslan, Ketua KADIN Kabupaten sukabumi, Tresna Wijaya alias Kang Aconk.
Diikuti oleh Camat Nagrak, Sabar Suko, Balai Penyuluh Pertanian (BPP), TNI/ Polri, kepala desa dan para poktan setempat dengan cara menuai padi dan mengabadikan momen bersama.
Reporter: Cr1 | Redaktur: Ujang Herlan












