Penjual Surabi Tewas Gantung Diri, Polisi: Korban Tulis Sepucuk Surat, Isinya?

Kamis, 12 Mei 2022 - 18:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Seorang pria penjual serabi di bekas terminal Kota Sukabumi ditemukan tewas gantung diri di kediamannya, Komplek Brata, Kelurahan Benteng, Kecamatan Warudoyong, Kamis (12/05/2022).

Pria itu diketahui berinisial RO (30) yang bukan merupakan asli warga sini. Sehari-sehari dia bekerja sebagai pedagang surabi, yang dimiliki oleh seorang berinisial M. Yang juga sebagai pemilik rumah tempat korban tinggal, sampai mengakhiri hidupnya.

Kapolsek Warudoyong, Kompol Budi Setiana menuturkan, di lokasi saat itu setelah pemeriksaan TKP diduga korban mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.

“Kalau indikasi lain gak ada, tadi saya lihat sendiri kalau dari tanda-tanda diduga bahwa ini gantung diri. Dari keterangan saksi, karena lama tidak ada kabar akhirnya dihampiri rumahnya. Curiga pagar digembok, dan sepi. Saksi kemudian naik lewat tembok rumah yang masih milik saudara pemilik rumah yang ditinggali korban,” ungkapnya.

Lebih lanjut Budi menjelaskan, hingga kini informasi lainnya masih menunggu keluarga korban yang di luar kota dan hasil visum Rumah Sakit.

“Kita sedang mengupayakan menunggu keluarganya, saat ini jenazah sudah dibawa ke Rumah Sakit Bunut, untuk diperiksa kelanjutannya,” ucap Budi.

“Dia memberi amanat saja ke keluarga yang ditinggalkan di rumah itu. “saya minta maaf kalau selama ini dalam bekerja ada kekurangan”. Terus korban mengakui pernah menggunakan uang Rp 200 ribu. Hanya itu aja, ucapan minta maaf, lewat surat semacam ditulis di buku gitu,” jelasnya.

Sementara itu, Alvin (30) seorang saksi, yang juga mengenali korban sebagai sesama pedagang di lokasi yang sama menuturkan, jika sebelum peristiwa tersebut tidak terdapat gelagat yang menunjukan bahwa RO akan mengakhiri hidupnya.

“Saya juga gak nyangka, soalnya buka bareng usaha, beda usaha cuma sebelahan tempatnya. Bukan asli sini dia, bilangnya Bandung tapi kelahiran Tasik,” ujar Alvin.

“Kemarin saya ke sini, sebelumnya dia ngasih tau datangnya telat jam tiga siang, bilangnya cape badan. Udah lama gak ada kabar, saya panggilin gak nyaut. Tadi abis dhuhur saya panggil lagi, masih gak ada sahutan juga,” ujar Alvin.

Penasaran karena tidak ada kabar, akhirnya Alvin memutuskan untuk memastikan masuk, yang juga bersebelahan dengan tempat dia tinggal.

“Panggil-panggil terus saja, pas sebelum masuk di tangga saya lihat ada tali di tangga sebelum turun teh, saya coba liat, keliatan ada kepalanya, saya langsung lari keluar bilang ke si ibu yang masih saudara pemilik rumah ini, kayanya mah gantung diri tapi saya gak berani liat,” tandasnya.

Reporter: Fira Alfi Syahrin | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput
17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Liburan Berubah Duka, Dua Pelajar Meninggal Terseret Ombak di Pantai Kapitol Sukabumi 
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:53 WIB

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:30 WIB

Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan

Berita Terbaru