JURNALSUKABUMI.COM – Sudah dua pekan puasa, Nelayan di Palabuhanratu tidak semua turun melaut, sehingga sejumlah harga ikan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Dermaga Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, mengalami kenaikan.
Ade Gempar (52), pedagang ikan di TPI Dermaga Palabuhanratu mengungkapkan, sebelum memasuki ramadan, beberapa harga ikan konsumi tidak terlalu naik signifikan dan terbilang masih standar.
Namun, saat ini tepatnya di pertengahan bulan ramadan mulai mengalami kenaikan lantaran hasil tangkapan ikan menurun.
“Hari ini harga ikan sedikit meningkat. Karena, tidak semua nelayan turun melaut. Khususnya di dua pekan awal puasa,” ujarnya kepada jurnalsukabumi.com, Kamis (21/04/2022).
Kenaikan harga ikan pun ditopang selain akibat berkurangnya tangkapan nelayan, ditambah konsumsi ikan di bulan ramadan sekarang meningkat.
“Gak semuanya melaut, karena puasa. Makanya berpengaruh terhadap hasil tangkapan, sementara pembeli cukup banyak,” kata Ade.
Sementara itu, Jepri (41) menambahkan, kenaikan harga terjadi pada Ikan Layur size besar Rp 70 ribu per Kg, naik Rp 10 ribu per Kg, dari harga sebelumnya Rp 60 ribu per Kg, Ikan tongkol Rp 25ribu dari Rp 20 ribu per Kg.
Kemudian, Ikan Etemenan Rp 35 ribu per Kg, dari sebelumnya Rp 25 – 30 ribu per Kg, Ikan Cumi Rp 35 ribu per Kg sebelumnya Rp 30 ribu per Kg, Baby Tuna Rp 25 ribu sebelumnya Rp 23 ribu per Kg.
“Alhamdulillah pasokan ikan di TPI Dermaga Palabuhanratu sejauh ini untuk konsumsi masih aman sampai lebaran nanti. Mudah-mudahan harga ikan laut pas mendekati lebaran nanti gak naik lagi, dan masyakat banyak membeli ikan,” tandasnya.
Reporter: Apip | Redaktur: Ujang Herlan












