Ada 149 WNA Tiongkok di Sukabumi, Imigrasi Upayakan Pencegahan

Selasa, 18 Februari 2020 - 17:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Maraknya wabah corona di Indonesia membuat keresahan warga, Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Sukabumi melakukan upaya pencegahan terhadap 149 Warga Negara Asing (WNA) Tiongkok di Sukabumi, kegiatan pencegahan yang dilakukannya dengan melakukan sosialisi dengan dinas kesehatan, perusahaan dan pihak lainnya.

“Acara ini untuk pencegahan, dan meyakinkan kepada masyarakat bahwa WNA saat ini sehat dan aman,” ungkap Nurudin Kepala Kantor Keimigrasi Kelas II Non TPI Sukabumi.

Menurut Nurudin, diharapkan masyarakat memiliki pemahaman yang sama dengan pemerintah, bahwa WNA yang tinggal 14 hari lebih lama sebelum munculnya adanya virus Corona mewabah, dipastikan aman dan sehat.

“Tidak bisa dipungkiri, munculnya virus corona yang menghantui secara nasional, ada beberapa selinting orang yang takut dan risau, untuk itu pihak imigrasi dan dinas kesehatan berkerjasama untuk memberikan pemahaman,” jelasnya.

Kewenangan imgrasi sendiri sesui dengan Pasal 13 hurup F yaknin pejabat imigrasi berhak menolak orang asing masuk ke indonesia dalam hal orang asing tersebut menderita penyakit menular yang membahayakan kesehatan umum.

“Orang asing yang tinggal di Idonesia izin tinggalnya habis tidak bisa kembali ke negaranya, maka memberikan izin perpanjangan tinggal darurat. Tapi di Sukabumi sendiri, sampai hari ini belum ditemukan kasus yang terkena virus Corona, karena kebanyakan orang asing atau orang China dan Tiongkok memiliki izin tinggal terbatas,” pungkasnya.

Reporter : Hendi
Redaktur : FK Robbi

Berita Terkait

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput
17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Liburan Berubah Duka, Dua Pelajar Meninggal Terseret Ombak di Pantai Kapitol Sukabumi 
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:53 WIB

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:30 WIB

Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan

Berita Terbaru