Pelaku Begal Ditangkap di Sagaranten, Bajunya Masih Berlumuran Darah

Kamis, 31 Maret 2022 - 14:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Residivis pelaku begal motor berinisial SN (29) diringkus Polsek Sagaranten, Polres Sukabumi. Pelaku tersebut sebelumnya telah melakukan perampasan motor dengan kekerasan terhadap korban berinisial SG.

Kapolres Sukabumi, AKBP Dedy Darmawansyah, melalui Kapolsek Sagaranten Iptu Aap mengatakan, pelaku dicurigai warga lantaran pakaian yang ia kenakan berlumuran darah.

“Kami mendapat laporan warga terkait adanya seorang pria, baju yang ia kenakan berlumuran darah namun tidak terluka,” ujar Aap kepada wartawan, Kamis (31/3/2022).

Setelah mendapat laporan polisi bergegas melakukan penyelidikan. Usut punya usut, pria tersebut adalah SN seorang pelaku begal.

“Pelaku segera dapat kami tangkap dengan keadaan pakaiannya berlumuran darah tapi tidak terluka,”  kata Aap.

Dari hasil pemeriksaan, SN melakukan aksi begal di ruas jalan antara Desa Cipanji dan Cimenteng. SN memberhentikan korban yang sedang menggunakan sepeda motor dan minta diantar ke Desa Cikarang.

Namun ketika di Jalan Raya Simpang Tiga Tagog Lalay tepatnya di Kampung Tagog Lalay RT 001/001, Desa Sinarbentang Kecamatan Sagaranten, tiba-tiba SN mengeluarkan senjata tajam berupa golok dan mengalungkan golok tersebut ke leher korban. Korban pun terjatuh dengan sepeda motornya.

“Pada saat terjatuh pelaku membacok korban mengenai badan korban dan mengakibatkan korban jatuh tersungkur,” ungkapnya.

Setelah menganiaya korban kemudian pelaku kabur sambil membawa kendaraan sepeda motor Honda Beat warna putih milik korban.

Masih kata Aap, kemudian warga yang melihat pelaku sedang nongkrong di sebuah warung.

“Saat ini korban dirujuk ke RSUD Syamsudin Kota Sukabumi karena menderita luka cukup parah,” tutur Aap.

Aap juga mengatakan saat ini pelaku masih diperiksa oleh anak buahnya untuk pengembangan selanjutnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Mohammad Noor

Berita Terkait

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput
17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Liburan Berubah Duka, Dua Pelajar Meninggal Terseret Ombak di Pantai Kapitol Sukabumi 
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:53 WIB

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:30 WIB

Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan

Berita Terbaru