Geger, Warga Hegarmanah Loncat hingga Hanyut di Sungai. Ini Penjelasan Polisi

Sabtu, 15 Februari 2020 - 16:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Polres Sukabumi terus melakukan pencarian jasad korban hanyut di Sungai Cimandiri, Desa Hegarmanah, Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (15/02/20).

Penyisiran dilakukan jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Warungkiara dan dibantu instansi terkait serta masyarakat sekitar. Upaya pencarian korban ini pun, dimulai sekitar pukul 09:00 WIB dengan menyisir sepanjang aliran Sungai Cimandiri tepatnya di Kampung Kaum RT. 02/06 Desa Hegarmanah.

Kapolres Sukabumi AKBP Nuredy Irwansyah Putra melaui Humas Polres Sukabumi Ipda Aah mengungkapkan, korban hanyut ini adalah Barji (35) bin Edih warga Kampung Pasir Gerong RT 06/01, Desa Hegarmanah. “Hingga saat ini, upaya pencarian jasad korban masih dilakukan. Semoga cepat ditemukan,” ujarnya kepada awak media.

Dijelaskan Aah, adapun kronologis awal mulanya persitiwa tersebut yaitu, korban pada hari Jum’at (14/2) sekira pukul 10 :00 WIB, datang bersama dengan orang tuanya kerumah Kuswandi dengan tujuan untuk berobat. Dikarenakan korban sejak hari Kamis (13/2) seperti orang kesurupan.

“Menurut saksi, hendak melaksanakan shalat magrib tiba-tiba korban yang pada waktu itu sedang tiduran langsung melarikan diri dengan cara keluar dari rumah lantai dua dan meloncat hingga lari ke arah sungai,” bebernya.

Lanjut Aah, nahasnya pada waktu itu upaya pengejaran warga pun tidak berhasil. Saksi melihat korban sudah berada ditengah sungai dan terbawa arus sungai yang cukup deras. “Kemudian saksi dan warga berusaha mencari keberadaan korban dengan cara menyisir sepanjang sungai cimandiri dan sampai sekarang korban belum diketemukan.” pungkasnya.

Reporter : Ruslan
Redaktur : Ujang Herlan

Berita Terkait

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput
17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Liburan Berubah Duka, Dua Pelajar Meninggal Terseret Ombak di Pantai Kapitol Sukabumi 
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:53 WIB

Dulu Lahan ini Sawah Subur dengan Aliran Air Melimpah, Kini Tinggal Padang Rumput

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:30 WIB

Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Sukabumi, BPBD Pastikan Belum Ada Laporan Kerusakan

Berita Terbaru